Kematian di Jalanan dan Murka Tuhan
Ratapan 2:21
Air Mata di Tengah Reruntuhan
“Pemuda dan orang tua tergeletak di atas tanah di jalan-jalan. Gadis-gadisku dan pemuda-pemudaku telah dibunuh dengan pedang. Engkau membunuh mereka pada hari kemarahan-Mu; Engkau membantai tanpa belas kasihan.”Ratapan 2:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Terbaring di debu jalan pemuda dan orang tua; dara-daraku dan teruna- terunaku gugur oleh pedang; Engkau membunuh mereka tatkala Engkau murka, tanpa belas kasihan Engkau menyembelih mereka!”Ratapan 2:21 · TB
Terjemahan Baru
“Tua muda mati terkapar di jalan, pemuda-pemudi tewas oleh pedang. Pada hari Engkau murka, Kausembelih mereka tanpa rasa iba.”Ratapan 2:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The young and the old lie on the ground in the streets: my virgins and my young men are fallen by the sword; thou hast slain them in the day of thine anger; thou hast killed, and not pitied.”Ratapan 2:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 2:21?
Ayat ini menggambarkan betapa mengerikannya hari murka Tuhan: pemuda dan orang tua mati di jalanan, gadis-gadis dan pemuda-pemuda dibunuh dengan pedang, tanpa belas kasihan. Ini adalah gambaran kehancuran total yang menimpa Yerusalem.
Latar belakang
Semua Mati Tanpa Pengecualian
Penulis melukiskan pemandangan mengerikan: tua dan muda tergeletak mati di jalan, gadis-gadis dan pemuda-pemuda dibunuh dengan pedang. Tuhan disebut membunuh mereka pada hari murka-Nya tanpa belas kasihan.
Di mana
Yerusalem
Di jalan-jalan kota yang penuh mayat
Kapan
~586 SM
Kejatuhan Yerusalem
Yang berbicara
Penulis Ratapan
Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, ~30-40 tahun
Kepada
TUHAN
Allah Israel yang kudus dan berdaulat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אַפֶּךָ
appekha · kemarahan-Mu
Murka atau marah, sering dikaitkan dengan hidung yang membara.
טָבַח
tavach · bantai
Menyembelih, seperti pembantaian hewan korban.
פָּלִיט
palit · luput
Orang yang melarikan diri atau selamat.
Kata 'kemarahan' menunjukkan emosi Ilahi yang membara, 'bantai' mengarah pada pembunuhan yang sadis, dan 'luput' menegaskan tidak ada yang selamat - gambaran kehancuran total.
Tahukah kamu
Tali Pengukur dalam Ratapan
Dalam pasal ini, Tuhan menggunakan 'tali pengukur' (ayat 8) yang biasanya untuk membangun, tetapi di sini untuk menghancurkan - menunjukkan pembalikan yang ironis.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:21
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 2:21
✕ Sering dikira
Tuhan itu kejam dan tidak adil karena membunuh semua orang.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah akibat langsung dari dosa dan ingkar perjanjian, bukan tindakan acak.
✕ Sering dikira
Orang yang tewas dianggap berdosa, sedangkan yang selamat dianggap benar.
✓ Yang sebenarnya
Semua menderita karena dosa kolektif bangsa, bukan penilaian individu.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 2:21
Tuhan adalah adil dan kudus, tetapi juga penuh kasih. Kengerian ini mengingatkan kita akan konsekuensi dosa, tetapi juga mendorong kita untuk hidup dalam pertobatan dan bersyukur atas kasih karunia-Nya yang menawarkan pengampunan melalui Kristus.
Tuhan, mampukan aku untuk hidup dalam rasa takut yang kudus akan Engkau, dan bersyukur atas keselamatan yang telah Engkau sediakan. Amin.