Bayangan Hesybon yang Gagal

Yeremia 48:45

Moab Akan Dihancurkan

“Dalam bayangan Hesybon, para pelarian berhenti tanpa kekuatan. Sebab, api datang dari Hesybon, nyala api dari rumah Sihon, api itu telah menghancurkan dahi Moab, dan mahkota anak-anak orang-orang pembuat onar.

Yeremia 48:45 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:45?

Di bawah bayang-bayang Hesybon, para pengungsi Moab berhenti, tetapi api dari Hesybon (kota Israel) menghanguskan mereka. Ini menunjukkan bahwa tempat yang mereka harapkan sebagai perlindungan justru menjadi sumber kebinasaan.

Latar belakang

Perlindungan yang Palsu

Para pelarian Moab berhenti di Hesybon, tetapi di sana mereka kehabisan kekuatan. Api dari Hesybon menghanguskan Moab, seperti api yang memakan mahkota mereka. Ini melambangkan kehancuran yang datang dari tempat yang mereka harapkan sebagai perlindungan.

Di mana

Hesybon

Kota Moab di timur Yordan

Kapan

~600 SM

Zaman para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Babel menaklukkan Moab
Moab dipulihkan di akhir zaman
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani di Yehuda, ~40 tahun

O

Kepada

Orang-orang Moab

Bangsa tetangga Israel yang sombong

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צֵל

tsel · bayangan

naungan, perlindungan

אֵשׁ

esh · api

api, nyala api

קָדְקֹד

qodqod · mahkota

tengkuk atau puncak kepala; simbol kehormatan

Perlindungan yang diharapkan ('bayangan') ternyata berubah menjadi api yang menghancurkan; kehormatan ('mahkota') berakhir dengan kebinasaan.

Tahukah kamu

Api dari Sihon

Hesybon pernah menjadi ibu kota Sihon, raja Amori yang dikalahkan Israel (Bilangan 21). Api yang keluar dari Hesybon mengingatkan pada penghukuman historis.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:45

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:45

✕  Sering dikira

Menganggap Hesybon sebagai kota yang selamat dari penghukuman.

✓  Yang sebenarnya

Hesybon ikut dihancurkan; api yang disebut adalah penghukuman.

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya sejarah kuno tanpa makna sekarang.

✓  Yang sebenarnya

Ini mengingatkan bahwa perlindungan duniawi tidak dapat diandalkan; hanya Tuhan yang menjadi naungan sejati.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:45

Sering kali kita mengandalkan tempat atau orang lain untuk keselamatan kita, padahal hanya Tuhan yang bisa menyelamatkan. Jangan menaruh harapan pada hal-hal yang fana; bersandarlah pada Tuhan yang kekal.

Bapa, ajarlah aku untuk hanya berlindung pada-Mu, bukan pada kekuatan atau tempat yang sementara. Amin.