Moab yang Dipermalukan

Yeremia 48:39

Hukuman atas Kesombongan Moab

PerikopMengenai Moab · Yeremia 48:1-47 →
““Betapa hancur! Betapa mereka meratap! Betapa Moab telah membalikkan punggungnya dalam rasa malu! Demikianlah Moab telah menjadi bahan ejekan dan kengerian bagi semua yang ada di sekitarnya.””

Yeremia 48:39 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:39?

Ayat ini menggambarkan betapa hancurnya Moab. Mereka yang tadinya sombong sekarang menjadi bahan ejekan dan kengerian. Kata-kata ini menunjukkan bahwa kehancuran Moab sangat memalukan dan membuat semua orang yang melihatnya merasa ngeri. Ini adalah akibat dari kesombongan mereka terhadap Tuhan.

Latar belakang

Rasa Malu yang Total

Nabi mengajak untuk melihat bagaimana Moab hancur dan meratap, membalikkan punggungnya dalam rasa malu. Moab menjadi bahan ejekan dan kengerian bagi semua yang ada di sekitarnya—suatu kejatuhan yang sangat kontras dengan kesombongannya.

Di mana

Moab

Di tengah berita penghukuman

Kapan

~600 SM

Zaman para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem belum jatuh
Pembuangan Yehuda
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia, sering berkonflik dengan zamannya

B

Kepada

Bangsa Moab

Tetangga Israel yang sombong dan penyembah berhala

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָתַת

ḥātat · hancur

patah semangat, putus asa

בּוֹשׁ

bōš · mempermalukan

merasa malu atau dipermalukan

שְׁחֹק

šəḥōq · ejekan

tertawaan atau cemoohan

Ketiga kata ini menggambarkan nasib Moab: dari keangkuhan menjadi kehancuran, dari kehormatan menjadi aib, dan dari pujian menjadi cemoohan—sebuah peringatan tentang akibat kesombongan.

Tahukah kamu

Membalikkan Punggung

Frasa 'membalikkan punggung' bisa bermakna melarikan diri atau menunjukkan rasa malu; di sini menekankan kekalahan yang memalukan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:39

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:39

✕  Sering dikira

Menganggap Allah senang melihat penderitaan musuh.

✓  Yang sebenarnya

Nubuat ini adalah peringatan dan panggilan untuk bertobat, bukan sadisme.

✕  Sering dikira

Mengira ini hanya untuk Moab, tidak ada hubungannya dengan kita.

✓  Yang sebenarnya

Ini mengingatkan bahwa kesombongan dan ketidaktaatan memiliki konsekuensi serius bagi siapa pun.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:39

Kesombongan sering mendahului kejatuhan. Ketika kita meninggikan diri dan meremehkan Tuhan, kita berisiko mengalami kehancuran yang memalukan. Lebih baik rendah hati dan bergantung pada Tuhan sejak awal.

Ya Tuhan, jauhkan aku dari kesombongan dan ajari aku untuk selalu mengandalkan-Mu. Amin.