Rencana Jahat terhadap Moab

Yeremia 48:2

Penghakiman atas Kebanggaan Moab

tidak akan ada lagi pujian mengenai Moab. Di Hesybon, mereka telah merencanakan kejahatan terhadapnya. ‘Datanglah, marilah kita melenyapkannya sebagai suatu bangsa!’ Kamu juga, hai Madmen, akan dibungkam. Pedang akan mengejarmu.

Yeremia 48:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:2?

Moab tidak akan lagi dipuji; rencana jahat akan datang atasnya dari Hesybon, dan kota Madmen akan dibungkam. Ini menegaskan bahwa kepercayaan pada kekuatan sendiri atau berhala akan sia-sia. Kehancuran Moab sudah pasti, tidak ada yang bisa menyelamatkannya.

Latar belakang

Pujian Moab Berhenti

Tuhan mengumumkan bahwa pujian terhadap Moab akan berhenti karena mereka akan dihancurkan. Hesybon menjadi tempat konspirasi untuk melenyapkan Moab, dan Madmen juga akan dibungkam. Ini menunjukkan rencana Tuhan untuk merendahkan bangsa yang sombong.

Di mana

Yerusalem

Kemungkinan di dekat bait suci atau pasar

Kapan

~600 SM

Periode nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemberontakan Yehuda
Babel menyerang Yehuda
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang setia menyampaikan firman Tuhan

B

Kepada

Bangsa Israel

Umat yang mendengarkan nubuat ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תְּהִלָּה

tehillah · pujian

pujian atau kemasyhuran

חָשְׁבוּ

khashevu · merencanakan

merancang atau mengira

כְּגוֹי

kegoi · melenyapkannya

sebagai bangsa

Pujian yang dimaksud adalah reputasi Moab, yang akan hilang karena rencana jahat mereka. Kata 'sebagai bangsa' menekankan penghancuran total identitas mereka.

Tahukah kamu

Hesybon, Kota Bersejarah

Hesybon mungkin adalah situs modern Tell Hesban di Yordania, yang pernah menjadi kota penting di Moab.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:2

✕  Sering dikira

Tuhan menggunakan Hesybon sebagai alat yang tidak bersalah.

✓  Yang sebenarnya

Hesybon adalah kota yang ikut merencanakan kejahatan terhadap Moab.

✕  Sering dikira

Ini hanya sejarah masa lalu tanpa makna kini.

✓  Yang sebenarnya

Menunjukkan bahwa Tuhan melihat dan menghakimi rencana jahat antar bangsa.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:2

Jangan menaruh kepercayaan pada hal-hal yang sementara—harta, popularitas, atau kekuatan sendiri. Semua itu bisa hilang dalam sekejap. Sebaliknya, tempatkan kepercayaanmu pada Allah yang kekal dan setia, karena hanya Dia yang dapat memberi keamanan sejati.

Bapa, jauhkan aku dari kesombongan dan kepercayaan diri yang salah. Ajar aku untuk bersandar pada-Mu saja, karena Engkau adalah satu-satunya yang dapat menyelamatkan. Amin.