Celakanya Kota-Kota Moab

Yeremia 48:1

Penghakiman atas Kebanggaan Moab

Mengenai Moab. Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel, “Celakalah Nebo karena Nebo dihancurkan. Kiryataim dipermalukan dan direbut. Benteng-bentengnya dipermalukan dan dihancurkan.

Yeremia 48:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:1?

Ayat ini mengumumkan hukuman Allah atas Moab, bangsa yang sombong dan menindas Israel. Nebo dan Kiryataim, kota-kota Moab, akan dihancurkan dan dipermalukan. Ini menunjukkan bahwa Allah melihat kejahatan dan akan membalasnya, bahkan terhadap bangsa lain di luar Israel.

Latar belakang

Tuhan Menghakimi Kesombongan Moab

Tuhan menyatakan hukuman atas Moab, bangsa yang sering memusuhi Israel. Kota-kota mereka seperti Nebo dan Kiryataim akan dihancurkan. Ini adalah bagian dari serangkaian nubuat tentang bangsa-bangsa lain.

Di mana

Yerusalem

Tempat umum, kemungkinan di bait suci

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan, nabi-nabi pra-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kebangkitan Babel
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani di masa akhir Yehuda

B

Kepada

Bangsa Israel

Kerajaan Yehuda yang sedang menantikan penghakiman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הוֹי

hoy · celakalah

seruan duka atau ancaman

שֻׁדַּד

shudad · dihancurkan

dirampas atau dibinasakan

הֹבִישָׁה

hovishah · dipermalukan

malu karena dihina

Kata-kata ini menunjukkan kehancuran total dan rasa malu yang menimpa Moab, menegaskan bahwa kesombongan mereka akan direndahkan.

Tahukah kamu

Moab, Saudara Sedarah?

Bangsa Moab adalah keturunan Lot, keponakan Abraham, jadi mereka masih ada hubungan keluarga dengan Israel, tetapi sering menjadi musuh.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:1

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya untuk Moab, tidak relevan bagi kita.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan prinsip Allah dalam menghakimi kesombongan dan ketidakadilan.

✕  Sering dikira

Tuhan membenci Moab secara pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menghakimi dosa mereka, tetapi masih menjanjikan pemulihan di akhir pasal.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:1

Kesombongan dan kejahatan tidak akan luput dari perhatian Tuhan. Kita mungkin tergoda untuk merasa aman dalam kesuksesan atau kekuasaan, tetapi ingatlah bahwa Allah adalah Hakim yang adil. Mari kita hidup rendah hati dan sesuai kehendak-Nya, karena apa yang kita tanam akan kita tuai.

Tuhan, ajarlah aku untuk hidup rendah hati dan tidak sombong, karena Engkau melihat segala sesuatu dan akan menghakimi dengan adil. Amin.