Sombong di Hadapan Tuhan

Yeremia 48:14

Hukuman atas Kesombongan Moab

“Bagaimana kamu dapat berkata, ‘Kami adalah pahlawan-pahlawan dan orang-orang gagah dalam pertempuran?’

Yeremia 48:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 48:14?

Ayat ini mengutip perkataan sombong orang Moab yang mengaku sebagai pahlawan dan orang gagah berani. Namun, ini adalah sebuah tantangan: keberanian dan kekuatan manusia tidak akan bertahan saat Tuhan menghakimi. Mereka akan terbukti lemah di hadapan Tuhan.

Latar belakang

Pertanyaan retoris: siapa yang berani menyombong?

Ayat ini adalah ejekan terhadap klaim Moab sebagai pahlawan perang. Dengan gaya bertanya, Tuhan menunjukkan bahwa keberanian mereka tidak berarti di hadapan-Nya, dan akan segera diuji.

Di mana

Yerusalem

Nubuat disampaikan, mungkin secara lisan di depan umum

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kebangkitan Babel
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang melayani selama 40 tahun, menyaksikan kehancuran Yehuda

B

Kepada

Bangsa Moab

Tetangga Israel yang sering bermusuhan, penyembah dewa Kamos

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גִּבּוֹר

gibor · pahlawan

Orang kuat, prajurit perkasa, sering dipakai untuk pejuang

חַיִל

khayil · gagah

Kekuatan, keberanian, atau kekayaan; di sini merujuk pada kemampuan perang

מִלְחָמָה

milchamah · bertempur

Peperangan, pertempuran

Kata 'gibor' dan 'khayil' menggambarkan kekuatan manusia yang dibanggakan, tetapi Tuhan akan meremukkannya. Keberanian sejati hanya berasal dari Tuhan, bukan dari kemampuan sendiri.

Tahukah kamu

Raja yang namanya TUHAN

Dalam ayat 15, TUHAN disebut 'Raja yang nama-Nya TUHAN semesta alam', penegasan bahwa Allah adalah penguasa atas segala bangsa, bukan hanya Israel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 48:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 48:14

✕  Sering dikira

Moab memang pahlawan sejati

✓  Yang sebenarnya

Ini ejekan; mereka mengaku kuat, tetapi akan dikalahkan

✕  Sering dikira

Tuhan menolak kekuatan fisik

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menolak kesombongan yang mengandalkan kekuatan tanpa Dia, bukan kekuatan itu sendiri

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 48:14

Jangan mengandalkan kekuatan atau kepintaran sendiri. Rohani yang benar adalah mengakui kelemahan kita dan mengandalkan Tuhan. Kesombongan sering menjadi awal kejatuhan.

Ya Tuhan, jauhkan kami dari kesombongan; ingatkan kami bahwa kekuatan sejati ada di dalam Engkau, bukan pada kemampuan kami. Amin.