Allah mengasihi Efraim dengan belas kasihan

Yeremia 31:20

Pemulihan Israel dan Perjanjian Baru

“Apakah Efraim anak laki-laki kesayangan-Ku? Apakah dia anak yang menyenangkan? Sebab, setiap kali Aku menghardiknya, Aku benar-benar masih mengingatnya. Karena itu, hati-Ku sangat merindukannya. Aku benar-benar akan berbelaskasihan kepadanya,” firman TUHAN.

Yeremia 31:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 31:20?

Tuhan bertanya retoris apakah Efraim adalah anak kesayangan-Nya. Jawabannya: ya, dia adalah anak yang menyenangkan. Setiap kali Tuhan menghardiknya, Ia tetap mengingatnya, dan hati-Nya merindukannya. Tuhan sangat berbelas kasihan kepadanya, menunjukkan kasih yang tak berkesudahan.

Latar belakang

Kasih TUHAN yang tak berkesudahan

TUHAN menyatakan bahwa Efraim adalah anak kesayangan-Nya, meskipun Ia menghardiknya. Hati-Nya tergerak oleh belas kasihan, dan Ia memastikan akan memulihkannya.

Di mana

Yerusalem

Konteks nubuat di tengah-tengah Yehuda

Kapan

~600 SM

Kerajaan Terpecah dan Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Efraim dihajar dan bertobat
Pemulihan Israel
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN (Allah Israel)

Allah yang penuh kasih dan setia pada perjanjian

P

Kepada

Pembaca/umat Israel

Orang-orang Israel yang mendengar firman TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יַקִּיר

yaqir · anak kesayangan

berharga, mahal, sangat dikasihi

יֶלֶד שַׁעֲשֻׁעִים

yeled sha'ashu'im · anak yang menyenangkan

anak yang dipermainkan/disayang; anak kesenangan

רָחַם

racham · berbelaskasihan

merasa iba; mengasihi seperti kasih ibu

Kata 'racham' (berbelaskasihan) berasal dari akar kata yang sama dengan 'rahim', menggambarkan kasih Allah yang lembut dan tak terkalahkan.

Tahukah kamu

Bahasa kasih: 'hati-Ku bergejolak'

Ungkapan 'hati-Ku sangat merindukannya' dalam bahasa Ibrani menggunakan kata yang berarti perut/rahim, melambangkan kasih yang mendalam seperti seorang ibu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 31:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 31:20

✕  Sering dikira

Allah mengasihi Israel tanpa syarat, sehingga tidak ada hukuman.

✓  Yang sebenarnya

Ada hukuman (menghardik) namun diikuti belas kasihan.

✕  Sering dikira

Efraim layak menerima kasih karena pertobatannya.

✓  Yang sebenarnya

Kasih Allah inisiatif, bukan berdasarkan kelayakan manusia.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 31:20

Tuhan tidak pernah berhenti mengasihi kita, bahkan saat kita gagal. Kasih-Nya lebih kuat dari kemarahan-Nya. Kita bisa hidup dengan keyakinan bahwa ketika kita jatuh, hati Tuhan tetap merindukan kita dan siap mengampuni.

Bapa, terima kasih karena kasih-Mu yang tak pernah berubah; tariklah aku selalu ke dalam pelukan-Mu. Amin.