Para Bangsawan Kehausan

Yeremia 14:3

Kekeringan dan Doa Pertobatan

Para bangsawannya telah mengutus pelayan-pelayan mereka untuk mencari air. Mereka pergi ke sumur-sumur, tetapi tidak menemukan air. Mereka kembali dengan tempayan-tempayan kosong, mereka dipermalukan dan direndahkan, dan menutupi kepala mereka.

Yeremia 14:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 14:3?

Ayat ini menunjukkan betapa putus asanya para bangsawan dan rakyat ketika mencari air: mereka mengutus pelayan untuk mencari air, tetapi sumur-sumur kering, sehingga mereka kembali dengan tempayan kosong, merasa malu dan menutupi kepala sebagai tanda duka. Ini menegaskan betapa dahsyatnya kekeringan itu.

Latar belakang

Pencarian Air yang Sia-sia

Para bangsawan mengutus pelayan untuk mencari air, tetapi sumur-sumur kering. Mereka kembali dengan tempayan kosong, dipermalukan dan menutupi kepala, simbol aib dan keputusasaan.

Di mana

Yerusalem

Para utusan mencari air di sumur-sumur sekitar kota

Kapan

~586 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yehuda berkabung
Tamparan sosial
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Redaktur

Tradisi Yeremia, menggambarkan dampak kekeringan

P

Kepada

Pembaca Kitab Yeremia

Umat yang hidup setelah pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַיִם

mayim · air

air; dalam konteks ini, sumber kehidupan yang vital

בָּאֵרוֹת

be'erot · sumur-sumur

lubang yang digali untuk mengambil air; sering kali memiliki penampungan air hujan

בֹּשׁוּ

boshu · dipermalukan

merasa malu, dipermalukan; kehilangan kehormatan

Kata 'air' (mayim) diulang, menekankan betapa pentingnya. 'Boshu' (dipermalukan) menunjukkan bahwa kekeringan ini memalukan, bukan hanya bencana, melainkan juga aib sosial dan tanda penghakiman.

Tahukah kamu

Tempayan Kosong

Tempayan adalah bejana tanah liat besar yang dibawa perempuan atau pelayan untuk mengambil air di sumur umum. Pulang dengan tempayan kosong berarti kegagalan total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 14:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 14:3

✕  Sering dikira

Berpikir bahwa hanya rakyat kecil yang menderita, bukan bangsawan.

✓  Yang sebenarnya

Justru para bangsawan yang terhormat akhirnya dipermalukan karena gagal mendapatkan air.

✕  Sering dikira

Anggap menutupi kepala hanya kebiasaan adat tanpa makna.

✓  Yang sebenarnya

Menutup kepala adalah tanda duka dan malu di budaya Israel kuno.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 14:3

Saat usaha kita tidak membuahkan hasil, wajar merasa kecewa. Namun, ini bisa menjadi momen untuk mengingat bahwa hanya Allah yang bisa memberi kepuasan sejati.

Tuhan, ajar aku untuk mengandalkan Engkau, bukan pada usahaku sendiri, Amin.