Dukacita Yehuda dan Yerusalem

Yeremia 14:2

Kekeringan dan Doa Pertobatan

PerikopMusim Kemarau · Yeremia 14:1-22 →
““Yehuda berkabung dan pintu-pintu gerbangnya merana. Mereka duduk di tanah sambil meratap, dan tangisan Yerusalem naik.”

Yeremia 14:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 14:2?

Ayat ini menggambarkan dampak kekeringan yang parah: Yehuda berkabung, pintu-pintu gerbangnya menjadi lemah, dan ratapan naik dari Yerusalem. Ini adalah gambaran kesedihan kolektif dan penderitaan yang meluas akibat kekurangan air, yang melambangkan juga kekeringan rohani umat yang jauh dari Allah.

Latar belakang

Yehuda Berkabung

Yehuda dilukiskan seperti orang yang berduka: gerbang-gerbang kota merana, orang-orang duduk di tanah meratap. Tangisan Yerusalem naik ke langit, menunjukkan keputusasaan yang mendalam.

Di mana

Yerusalem

Kota dan daerah Yehuda, menggambarkan kesedihan di gerbang

Kapan

~586 SM

Periode Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekeringan melanda
Rakyat kehausan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis/Redaktur

Tradisi Yeremia, melukiskan suasana duka

P

Kepada

Pembaca Kitab Yeremia

Umat yang hidup setelah pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָבְלָה

avlah · berkabung

berduka, meratap; bisa juga berarti layu (untuk tanaman)

אֻמְלְלָה

umlelalah · merana

kering, lemah, tidak bertenaga

זַעֲקָת

za'akat · tangisan

teriakan minta tolong; teriakan yang kuat

Kata 'berkabung' (avlah) juga berarti 'layu', menyamakan kesedihan dengan tanah yang mengering. Tangisan (za'akat) adalah jeritan minta tolong, bukan sekadar air mata.

Tahukah kamu

Duduk di Tanah

Duduk di tanah dengan kepala ditutupi adalah tanda perkabungan dan keputusasaan, seperti yang juga dilakukan Ayub ketika berkabung.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 14:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 14:2

✕  Sering dikira

Menganggap gerbang kota benar-benar layu seperti tanaman.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora: gerbang sebagai pusat aktivitas kini sepi dan murung.

✕  Sering dikira

Berpikir tangisan Yerusalem hanya tangisan biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah teriakan minta tolong yang keras, menandakan krisis yang parah.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 14:2

Kesedihan dan penderitaan bisa menjadi gejala dari kekeringan rohani. Saat kita merasa 'kering' secara rohani, mari kita periksa hubungan kita dengan Allah dan sesama.

Allah, pulihkanlah jiwaku yang kering ini dan basahi kembali dengan hadirat-Mu, Amin.