Mata letih menantikan pertolongan
Ratapan 4:17
Kekecewaan akan Sekutu yang Sia-sia
“Lagi pula, mata kami gagal, terus menatap dengan sia-sia untuk pertolongan. Dalam pengamatan kami, kami mengamati suatu bangsa yang tidak dapat menyelamatkan.”Ratapan 4:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Selalu mata kami merindukan pertolongan, tetapi sia-sia; dari menara penjagaan kami menanti-nantikan suatu bangsa yang tak dapat menolong. Ratapan 4.18–22 20”Ratapan 4:17 · TB
Terjemahan Baru
“Mata kami lelah memandang, menantikan bantuan yang tak kunjung datang. Kami mengharapkan pertolongan suatu bangsa, yang sebenarnya tak dapat memberikan apa-apa.”Ratapan 4:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“As for us, our eyes as yet failed for our vain help: in our watching we have watched for a nation that could not save us.”Ratapan 4:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 4:17?
Mata bangsa itu menjadi lelah karena terus menantikan pertolongan, tetapi sia-sia. Mereka mengharapkan bantuan dari bangsa lain, tetapi bangsa itu tidak mampu menyelamatkan. Ini menggambarkan kekecewaan ketika mengandalkan manusia daripada Tuhan.
Latar belakang
Harapan yang pupus
Rakyat Yehuda telah menanti-nanti pertolongan dari bangsa asing, mungkin Mesir, tetapi tidak ada yang datang. Mata mereka 'gagal' karena menatap cakrawala terus-menerus, tetapi akhirnya mereka sadar bahwa bangsa itu tidak sanggup menyelamatkan mereka.
Di mana
Yerusalem
Di tengah reruntuhan, sambil merenung
Kapan
~586 SM
Penghukuman dan Kejatuhan Yehuda
Yang berbicara
Penulis Ratapan (mungkin Yeremia)
Penyair yang menyaksikan penderitaan rakyatnya
Kepada
Pembaca atau umat yang tersisa
Mereka yang kecewa karena harapan palsu
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּלָה
kalah · gagal
menjadi lemah, habis, atau gagal total
צָפָה
tsafah · menatap
mengawasi, menunggu dengan waspada
עֶזְרָה
ezrah · pertolongan
bantuan, sokongan
Ketiga kata ini menunjukkan usaha yang sia-sia: mata 'habis' karena 'mengawasi' terus, tetapi 'pertolongan' tidak kunjung datang. Ini gambaran keputusasaan yang mendalam.
Tahukah kamu
Apa arti 'bangsa yang tidak dapat menyelamatkan'?
Banyak sarjana mengidentifikasi bangsa ini sebagai Mesir, karena Yehuda sempat berharap pada Mesir untuk melawan Babel, tetapi Mesir mundur (Yeremia 37:7).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 4:17
Yesaya 30:7
Mesir sia-sia
“Sebab Mesir sia-sia dan tidak menolong; oleh sebab itu Aku menyebut dia: Rahab yang diam saja.”
2 Raja-raja 24:7
Mesir tidak berperang
“Raja Mesir tidak lagi keluar berperang dari negerinya, sebab raja Babel telah merebut segala yang menurut raja Babel adalah milik raja Mesir.”
Ratapan 1:19
Sekutu mengecewakan
“Aku memanggil kekasih-kekasihku, tetapi mereka menipu aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 4:17
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti kita tidak boleh berharap pada manusia sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini mengecam harapan palsu yang menggantikan Allah, bukan melarang pertolongan manusia yang wajar.
✕ Sering dikira
Mata yang gagal berarti fisik mereka buta.
✓ Yang sebenarnya
Metafora untuk kelelahan karena menunggu lama, bukan kebutaan harfiah.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 4:17
Sering kali kita berharap pada orang lain atau keadaan untuk menyelesaikan masalah kita. Padahal, hanya Tuhan yang sanggup menolong. Mari kita arahkan pengharapan kita kepada-Nya, bukan kepada yang fana.
Ya Tuhan, ajari kami untuk berharap hanya kepada-Mu, bukan kepada manusia atau kekuatan duniawi. Amin.