7 ayat pilihan
Ayat Alkitab untuk Ibu Hamil
Engkaulah yang membentuk buah kandungan itu — setiap kehamilan ada dalam tangan Allah. Ayat-ayat berikut untuk para ibu hamil dan yang menanti kelahiran.
Mazmur 139:13
“Sebab, Engkau membentuk bagian dalam tubuhku, Engkau menenun aku di dalam rahim ibuku.”
Tuhan secara pribadi membentuk dan menenun janin dalam rahim, menunjukkan perhatian-Nya yang intim pada setiap detail kehamilan.
Lihat arti & konteks Mazmur 139:13 →Yeremia 1:5
““Sebelum Aku membentuk kamu dalam kandungan, Aku mengenalmu; dan sebelum kamu dilahirkan, Aku menguduskanmu. Aku menetapkan kamu menjadi seorang nabi bagi bangsa-bangsa.””
Sebelum pembuahan, Tuhan sudah mengenal dan menguduskan bayi, menegaskan bahwa setiap anak punya rencana Ilahi sejak awal.
Lihat arti & konteks Yeremia 1:5 →Mazmur 127:3
“Lihat, anak laki-laki adalah warisan dari TUHAN, buah kandungan adalah suatu upah.”
Anak adalah warisan dari Tuhan, menjadikan kehamilan sebagai pemberian yang berharga dan bukan kebetulan.
Lihat arti & konteks Mazmur 127:3 →Yesaya 44:2
“Beginilah perkataan TUHAN yang menjadikan kamu, yang telah membentukmu sejak dalam kandungan, yang akan menolongmu, “Jangan takut, hai Yakub, hamba-Ku, hai Yesyurun, yang telah Kupilih.”
Tuhan yang membentukmu sejak kandungan juga berjanji menolong, mengusir rasa takut bagi ibu yang kuatir.
Lihat arti & konteks Yesaya 44:2 →Lukas 1:42
“Kemudian Elisabet berseru dengan suara keras, “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan, dan diberkatilah buah kandunganmu.”
Elisabet memberkati Maria dan bayinya, mengingatkan bahwa janin pun layak menerima berkat dari Tuhan.
Lihat arti & konteks Lukas 1:42 →1 Samuel 1:27
“Untuk mendapatkan anak inilah, aku berdoa dan TUHAN telah mengabulkan permintaanku yang kuminta kepada-Nya.”
Hana mendapat anak setelah berdoa sungguh-sungguh, memberi harapan bahwa doa ibu dijawab oleh Tuhan.
Lihat arti & konteks 1 Samuel 1:27 →Filipi 4:6
“Janganlah khawatir tentang apa pun juga. Namun, dalam segala sesuatu nyatakan keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan serta ucapan syukur.”
Ayat ini mengajak ibu hamil meletakkan kekhawatiran lewat doa dan syukur, mempercayakan kehamilan pada Tuhan.
Lihat arti & konteks Filipi 4:6 →