Rut 1:14
“Mereka terus menangis dengan suara keras. Lalu, Orpa mencium mertuanya, tetapi Rut memegang erat kepadanya.”Rut 1:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Menangis pula mereka dengan suara keras, lalu Orpa mencium mertuanya itu minta diri, tetapi Rut tetap berpaut padanya.”Rut 1:14 · TB
Terjemahan Baru
“Rut dan Orpa menangis lagi keras-keras kemudian Orpa pamit sambil mencium ibu mertuanya lalu ia pun pulang. Tetapi Rut tidak mau berpisah dari ibu mertuanya itu.”Rut 1:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mereka pun menangis lagi dengan meratap, lalu Orpa mencium mertuanya, minta pamit, dan berangkat. Sedangkan Rut tetap memeluk ibu mertuanya itu.”Rut 1:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they lifted up their voice, and wept again: and Orpah kissed her mother in law; but Ruth clave unto her.”Rut 1:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Rut 1:14?
Orpa mencium mertuanya sebagai tanda perpisahan dan kembali ke bangsanya, sedangkan Rut memilih untuk tetap tinggal bersama Naomi. Ini menunjukkan perbedaan keputusan di antara kedua menantu: Orpa memilih kenyamanan dan identitas lamanya, sementara Rut bertekad untuk setia meskipun masa depan tidak pasti.
Renungan
Renungan Singkat Rut 1:14
Terkadang kita dihadapkan pada pilihan antara kenyamanan dan kesetiaan. Kesetiaan sejati sering menuntut pengorbanan dan keberanian untuk meninggalkan zona nyaman.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk memilih kesetiaan kepada-Mu dan kepada orang-orang yang Engkau percayakan, walaupun itu berarti meninggalkan hal-hal yang nyaman. Amin.