Naomi menolak harapan palsu
Rut 1:13
Kesetiaan di Tengah Kepahitan
“akankah kamu menunggu sampai mereka dewasa? Akankah kamu menahan diri sendiri untuk tidak bersuami? Tidak, anak-anakku. Sebab, hal ini akan lebih mendukakan aku karena tangan TUHAN telah menindas aku!””Rut 1:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“masakan kamu menanti sampai mereka dewasa? Masakan karena itu kamu harus menahan diri dan tidak bersuami? Janganlah kiranya demikian, anak-anakku, bukankah jauh lebih pahit yang aku alami dari pada kamu, sebab tangan TUHAN teracung terhadap aku?"”Rut 1:13 · TB
Terjemahan Baru
“apakah kalian mau menunggu sampai mereka besar? Masakan karena hal itu kalian tidak menikah dengan orang lain? Tidak, anakku, janganlah begitu! Saya merasa sedih akan apa yang kalian harus alami karena hukuman TUHAN kepada saya."”Rut 1:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(1:12)”Rut 1:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Would ye tarry for them till they were grown? would ye stay for them from having husbands? nay, my daughters; for it grieveth me much for your sakes that the hand of the LORD is gone out against me.”Rut 1:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Rut 1:13?
Naomi menjelaskan kepada kedua menantunya bahwa ia sudah terlalu tua untuk memiliki anak lagi yang bisa menjadi suami mereka. Ia berkata bahwa meskipun ia punya harapan dan bisa memiliki suami serta melahirkan anak laki-laki, mustahil bagi mereka untuk menunggu anak-anak itu dewasa. Naomi merasa bahwa tangan Tuhan telah menindasnya, sehingga ia tidak ingin menahan mereka dari kehidupan baru.
Latar belakang
Logika kepahitan
Naomi menjelaskan mengapa Rut dan Orpa tidak perlu menanti harapan yang mustahil: jika ia punya anak lagi, mereka tak mungkin menunggu anak itu dewasa. Ia menegaskan bahwa kematiannya adalah akibat tangan TUHAN yang menindas.
Di mana
Jalan dari Moab ke Yehuda
Di tengah perjalanan, kemungkinan dekat perbatasan
Kapan
~1375-1050 SM (zaman Hakim-hakim)
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Naomi
Janda tua, kembali setelah kehilangan suami dan anak
Kepada
Rut dan Orpa
Menantu perempuan Moab, janda dari anak Naomi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָצַר
'atsar · menahan
menahan diri, mencegah, atau menghalangi
שָׁבַר
shavar · menunggu
berharap, menantikan (sering untuk hal yang dinegosiasikan)
יָד
yad · tangan
kekuatan, otoritas, atau tindakan seseorang
Kata 'menahan' dan 'menunggu' menekankan sia-sianya harapan Naomi; 'tangan TUHAN' menunjukkan ia memandang penderitaan sebagai hukuman ilahi.
Tahukah kamu
Pernikahan levirat
Dalam hukum Israel, saudara ipar yang masih hidup wajib menikahi janda untuk melanjutkan keturunan, tetapi Naomi tak punya anak lagi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Rut 1:13
Rut 1:20-21
Tangan TUHAN menindas
“Yang Mahakuasa telah memperlakukanku dengan pahit... memulangkan aku dengan kosong.”
Rut 1:5
Akibat kehilangan
“Kemudian, Mahlon dan Kilyon, dua-duanya juga mati dan perempuan itu ditinggalkan.”
Mazmur 38:2
Tangan TUHAN menekan
“Sebab anak panah-Mu menancap padaku, dan tangan-Mu menekan aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Rut 1:13
✕ Sering dikira
Naomi egois karena menganggap dirinyalah penyebab penderitaan menantunya.
✓ Yang sebenarnya
Naomi justru realistis; ia tidak ingin menantu hidup dalam kemiskinan dan tanpa masa depan.
✕ Sering dikira
Naomi menuduh TUHAN jahat dan tidak adil.
✓ Yang sebenarnya
Ia jujur tentang rasa pahitnya, tetapi tetap mengakui kedaulatan TUHAN.
Renungan
Renungan Singkat Rut 1:13
Kadang kita harus melepaskan orang yang kita cintai demi kebaikan mereka, meskipun itu menyakitkan. Jangan memaksakan kehendak kita jika Tuhan menunjukkan jalan yang berbeda.
Tuhan, ajarlah aku untuk melepaskan dengan ikhlas ketika Engkau menunjukkan bahwa itu yang terbaik, dan percaya bahwa Engkau memegang masa depan kami. Amin.