Dari kisah dua orang, Allah menetapkan prinsip semua pernikahan
Kejadian 2:24
Permulaan Umat Manusia
“Karena itu, laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya, lalu bersatu dengan istrinya sehingga mereka akan menjadi satu daging.”Kejadian 2:24 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu daging.”Kejadian 2:24 · TB
Terjemahan Baru
“Itulah sebabnya orang laki-laki meninggalkan ayah dan ibunya, dan bersatu dengan istrinya, lalu keduanya menjadi satu.”Kejadian 2:24 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Itulah sebabnya, ketika seorang laki-laki dan seorang perempuan membentuk keluarga baru, laki-laki akan meninggalkan orangtuanya dan bersatu dengan istrinya, sehingga mereka berdua menjadi satu.”Kejadian 2:24 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore shall a man leave his father and his mother, and shall cleave unto his wife: and they shall be one flesh.”Kejadian 2:24 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 2:24?
Ayat ini menjelaskan prinsip pernikahan: laki-laki akan meninggalkan orang tuanya dan bersatu dengan istrinya, menjadi satu daging. Ini menegaskan bahwa pernikahan adalah ikatan yang kuat dan permanen, melampaui ikatan dengan orang tua.
Latar belakang
Tiga gerakan pernikahan — meninggalkan, bersatu, menjadi
Ayat ini bukan Adam yang berbicara tapi penulis yang memberikan interpretasi teologis. Tiga kata kerja mendefinisikan pernikahan: meninggalkan (melepaskan ikatan keluarga asal yang lebih kuat), bersatu (dabaq — melekat seperti lem), dan menjadi satu daging (bukan sekadar hidup bersama tapi melebur menjadi satu unit baru).
Di mana
Taman Eden
Komentar teologis dari narasi Adam dan Hawa ke prinsip universal pernikahan
Kapan
Awal sejarah manusia
Penetapan prinsip pernikahan
Yang berbicara
Musa (penulis)
Nabi dan penulis Taurat, ~1400 SM — memberikan komentar teologis atas peristiwa ini
Kepada
Israel di padang gurun
Umat yang mengenal kebiasaan pernikahan dan butuh memahami fondasi ilahinya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יַעֲזֹב
ya'azov · meninggalkan
Akan meninggalkan, melepaskan — kata yang kuat; pernikahan menuntut perubahan prioritas yang nyata, bukan sekadar tambahan hubungan.
וְדָבַק
vedavaq · bersatu
Dan menempel, melekat erat — dabaq adalah kata untuk lengket seperti lem; dipakai juga untuk menggambarkan kesetiaan kepada Allah (Ul. 10:20).
לְבָשָׂר אֶחָד
levasar echad · satu daging
Menjadi satu daging — bukan dua yang tinggal bersama tapi dua yang melebur menjadi satu entitas baru; basar (daging) dalam Ibrani berarti seluruh keberadaan, bukan hanya tubuh fisik.
Ya'azov (meninggalkan yang lama), vedavaq (melekat erat pada yang baru), levasar echad (menjadi satu daging). Tiga gerakan berurutan mendefinisikan pernikahan dari perspektif penciptaan: melepas, melekat, menyatu. Yesus dan Paulus keduanya mengutip ayat ini sebagai dasar pernikahan yang sakral.
Tahukah kamu
Yesus mengutip ayat ini untuk menolak perceraian
Ketika orang Farisi bertanya tentang perceraian, Yesus menjawab dengan mengutip Kejadian 2:24 (Mat. 19:5-6). Dengan mengutip penciptaan, Yesus mengatakan bahwa pernikahan bukan institusi yang bisa diubah sesuai hukum manusia — akarnya jauh lebih dalam dari undang-undang Musa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 2:24
Matius 19:5-6
Yesus mengutip Kejadian 2 sebagai dasar pernikahan
“Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”
Efesus 5:31-32
pernikahan sebagai bayangan Kristus-jemaat
“Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.”
1 Korintus 6:16
hubungan seksual menciptakan 'satu daging'
“Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, kata Tuhan, keduanya akan menjadi satu daging.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 2:24
✕ Sering dikira
"'Meninggalkan ayah dan ibu' berarti memutus hubungan keluarga setelah menikah."
✓ Yang sebenarnya
Ya'azov berarti perubahan prioritas, bukan pemutusan hubungan. Pernikahan menciptakan ikatan baru yang lebih kuat dari ikatan keluarga asal — tapi tidak menghapus tanggung jawab kepada orang tua.
✕ Sering dikira
"'Satu daging' hanya berarti hubungan seksual."
✓ Yang sebenarnya
'Satu daging' adalah istilah komprehensif untuk penyatuan hidup — fisik, emosional, spiritual, sosial. Hubungan seksual adalah ekspresi dari kesatuan ini, bukan definisinya yang lengkap.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 2:24
Pernikahan bukan sekadar kontrak, tetapi perjanjian di hadapan Allah. Kita perlu memprioritaskan pasangan kita dan menjaga kesatuan yang telah Allah rancang, terutama saat menghadapi tantangan.
Ya Allah, mampukan aku untuk membangun pernikahan yang kudus dan setia sesuai firman-Mu. Amin.