Naungan Sayap-Mu
Mazmur 63:8
Rindu akan Allah di Padang Belantara
“(63-9) Jiwaku melekat pada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.”Mazmur 63:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(63-9) Jiwaku melekat kepada-Mu, tangan kanan-Mu menopang aku.”Mazmur 63:8 · TB
Terjemahan Baru
“(63-9) Kupegang Engkau erat-erat, tangan-Mu menopang aku.”Mazmur 63:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“My soul followeth hard after thee: thy right hand upholdeth me.”Mazmur 63:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 63:8?
Daud mengakui Tuhan sebagai penolongnya, dan ia merasa aman di bawah naungan sayap-Nya, seperti anak ayam di bawah induknya. Ini adalah gambaran perlindungan yang lembut dan dekat, membuat Daud bersukacita dan bernyanyi.
Latar belakang
Tuhan sebagai Penolong
Daud mengakui bahwa Tuhan adalah penolongnya. Ia merasa aman di bawah perlindungan Tuhan, seperti anak burung di bawah sayap induknya, dan bernyanyi dengan sukacita.
Di mana
Padang Gurun Yehuda
Di padang belantara, mungkin bersembunyi
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pelarian di padang gurun
Kepada
Allah
Tuhan, yang kepada-Nya Daud berdoa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵזֶר
ezer · penolong
penolong, pertolongan yang kuat
צֵל
tsel · naungan
bayangan, perlindungan
כָּנָף
kanaf · sayap
sayap burung
Daud tidak hanya meminta tolong, tetapi percaya bahwa Tuhan secara aktif menaungi dan melindungi dia, seperti sayap induk yang hangat.
Tahukah kamu
Metafora sayap
Gambaran sayap melindungi sering dipakai untuk burung elang atau induk ayam, melambangkan perhatian dan kehangatan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 63:8
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 63:8
✕ Sering dikira
Berarti Tuhan selalu melindungi dari bahaya fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini lebih tentang keamanan rohani dan kedekatan, bukan jaminan bebas masalah.
✕ Sering dikira
Hanya untuk Daud, bukan untuk kita.
✓ Yang sebenarnya
Ini contoh iman yang bisa diteladani semua orang percaya.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 63:8
Saat kita merasa takut atau sendirian, ingatlah bahwa Tuhan adalah penolong yang setia. Kita bisa berlindung kepada-Nya dalam doa, dan biarkan sukacita muncul karena kita tahu kita aman dalam pemeliharaan-Nya.
Bapa, Engkau adalah penolongku; naungilah aku dengan sayap-Mu hari ini, dan beri aku sukacita yang melampaui keadaan. Amin.