Naomi Minta Dipanggil Mara
Rut 1:20
Naomi Mengubah Namanya
“Dia berkata kepada mereka, “Jangan panggil aku Naomi, panggil aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah memperlakukanku dengan pahit.”Rut 1:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ia berkata kepada mereka: "Janganlah sebutkan aku Naomi; sebutkanlah aku Mara, sebab Yang Mahakuasa telah melakukan banyak yang pahit kepadaku.”Rut 1:20 · TB
Terjemahan Baru
“"Janganlah panggil saya Naomi," kata Naomi, "panggillah saja Mara, sebab Allah Yang Mahakuasa telah membiarkan saya hidup penuh dengan kepahitan.”Rut 1:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Naomi menjawab mereka “Jangan memanggil saya Naomi, tetapi panggilah saya Pahit, sebab Yang Mahakuasa sudah membuat hidup saya sangat pahit.”Rut 1:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And she said unto them, Call me not Naomi, call me Mara: for the Almighty hath dealt very bitterly with me.”Rut 1:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Rut 1:20?
Naomi meminta agar dipanggil Mara, yang berarti 'pahit', karena ia merasa Yang Mahakuasa telah memperlakukannya dengan pahit. Nama Naomi berarti 'menyenangkan', dan ia merasa tidak lagi pantas menyandang nama itu setelah mengalami banyak kepahitan hidup.
Latar belakang
Naomi Menolak Nama 'Manis'
Ketika para perempuan menyapa Naomi, ia meminta mereka memanggilnya 'Mara' (yang berarti pahit) alih-alih Naomi (yang berarti manis). Ia merasa Yang Mahakuasa telah memperlakukannya dengan pahit, sehingga namanya tidak lagi cocok dengan keadaannya.
Di mana
Betlehem
Di jalan atau tempat umum di Betlehem, siang hari
Kapan
~1100 SM
Zaman Hakim-hakim
Yang berbicara
Naomi
Janda tua yang kembali ke kampung halaman setelah kehilangan suami dan anak-anaknya.
Kepada
Perempuan-perempuan Betlehem
Para wanita di kota yang menyambut Naomi.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָרָא
mara' · Mara
pahit; nama yang Naomi pilih untuk dirinya.
שַׁדַּי
Shaddai · Yang Mahakuasa
Allah Yang Mahakuasa, salah satu nama Allah di Israel.
מָרַר
marar · pahit
menjadi pahit; tindakan membuat sesuatu terasa pahit.
Nama 'Mara' dan kata 'pahit' berasal dari akar yang sama, menekankan bahwa Naomi mengalami kepahitan yang mendalam. Kata 'Shaddai' mengingatkan bahwa ia melihat Allah sebagai sumber penderitaannya, bukan sekadar nasib. Jadi, Naomi bukan hanya merasa sedih, tetapi ia mengaitkan penderitaannya langsung dengan tindakan Allah.
Tahukah kamu
Nama yang Berubah
Di Alkitab, perubahan nama sering menandai perubahan nasib (misalnya Abram menjadi Abraham). Naomi mengubah namanya sendiri menjadi Mara untuk mencerminkan kepahitan hidupnya, berbeda dengan Tuhan yang mengubah nama untuk memberkati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Rut 1:20
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Rut 1:20
✕ Sering dikira
Naomi meminta dipanggil Mara karena ia menyalahkan Allah secara salah, padahal ia hanya jujur tentang perasaannya.
✓ Yang sebenarnya
Naomi tidak menghujat, tetapi mengakui penderitaannya yang ia yakini berasal dari Allah; ini adalah ekspresi iman yang jujur.
✕ Sering dikira
Perubahan nama ini bersifat permanen, tetapi sebenarnya nama Naomi tetap dipakai dalam kitab ini sebagai tanda harapan.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun ia minta dipanggil Mara, penulis dan tokoh lain tetap menyebutnya Naomi, menunjukkan bahwa Allah belum selesai dengan hidupnya.
Renungan
Renungan Singkat Rut 1:20
Terkadang kita merasa hidup kita pahit dan tidak sesuai dengan harapan. Mengakui kepahitan kepada Tuhan adalah langkah jujur, tetapi jangan biarkan kepahitan itu mendefinisikan kita selamanya. Biarlah Tuhan yang menulis akhir cerita kita.
Tuhan, saat aku merasa pahit, tolong aku untuk jujur pada-Mu, tapi juga ingatkan aku bahwa kasih-Mu lebih besar dari segala kepahitan. Amin.