Kemah Allah dihancurkan
Ratapan 2:6
Murka Tuhan atas Yerusalem
PerikopMurka TUHAN terhadap Sion · Ratapan 2:1-22 →“Dia merusak kemah-Nya seolah-olah itu sebuah kebun. Dia menghancurkan tempat pertemuan-Nya. TUHAN membuat Sion melupakan perayaan dan hari Sabat. Dia merendahkan raja dan imam dalam kedahsyatan kemarahan-Nya.”Ratapan 2:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia melanda kemah-Nya seperti kebun, menghancurkan tempat pertemuan-Nya. Di Sion TUHAN menjadikan orang lupa akan perayaan dan sabat, dan menolak dalam kegeraman murka-Nya raja dan imam.”Ratapan 2:6 · TB
Terjemahan Baru
“Ia menghancurkan rumah-Nya tempat umat-Nya berkumpul untuk menyembah Dia. Ia membuat orang lupa akan Sabat dan hari-hari raya. Karena TUHAN sangat murka, imam dan raja telah ditolak-Nya.”Ratapan 2:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And he hath violently taken away his tabernacle, as if it were of a garden: he hath destroyed his places of the assembly: the LORD hath caused the solemn feasts and sabbaths to be forgotten in Zion, and hath despised in the indignation of his anger the king and the priest.”Ratapan 2:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 2:6?
Tuhan merusak kemah-Nya dan tempat pertemuan-Nya, membuat Sion melupakan perayaan dan hari Sabat. Raja dan imam direndahkan dalam murka-Nya. Ini menunjukkan bahwa ibadah yang palsu akan dihancurkan.
Latar belakang
Perayaan dan Sabat berhenti
Tuhan menghancurkan kemah-Nya dan tempat pertemuan, sehingga Sion melupakan hari-hari raya dan Sabat. Raja dan imam menjadi tidak berarti di hadapan murka-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di dekat bekas Bait Allah
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penulis Ratapan
Penyair saksi kehancuran Yerusalem, mungkin Yeremia
Kepada
Umat Yehuda
Mereka yang selamat dan meratapi kehancuran
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָמַס
chamas · merusak
melakukan kekerasan, merusak secara paksa
שָׁכַח
shakach · melupakan
tidak mengingat lagi, mengabaikan
נָאַץ
na'ats · merendahkan
memperlakukan dengan hina, membuang
Ketiga kata ini menunjukkan tindakan Tuhan yang kontras: merusak yang kudus, menyebabkan umat melupakan perayaan, dan merendahkan para pemimpin. Semua karena dosa, bukan kebetulan.
Tahukah kamu
Kemah vs Bait
Kata 'kemah' merujuk pada tempat kudus yang dulu dibawa Musa, melambangkan kehadiran Allah yang kini hilang.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:6
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 2:6
✕ Sering dikira
Allah tidak peduli pada hari Sabat
✓ Yang sebenarnya
Justru karena umat melanggar Sabat, Allah membiarkan mereka kehilangan kesempatan merayakannya.
✕ Sering dikira
Raja dan imam adalah jaminan
✓ Yang sebenarnya
Mereka juga bisa dihukum; kepemimpinan rohani tidak kebal dari murka Allah.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 2:6
Ibadah yang sejati bukan hanya ritual. Cek apakah ibadah kita hanya formalitas tanpa hati. Biarkan setiap ibadah menjadi kesempatan untuk bertemu Tuhan secara pribadi, bukan sekadar rutinitas mingguan.
Ya Tuhan, perbarui semangat ibadahku; jadikan hatiku berapi-api untuk-Mu, bukan sekadar menjalankan tradisi. Amin.