Tuhan seperti musuh

Ratapan 2:5

Murka Tuhan atas Yerusalem

Tuhan menjadi seperti seorang musuh. Dia menelan Israel. Dia menelan semua istananya. Dia menghancurkan benteng-bentengnya, dan melipatgandakan perkabungan dan ratapan pada putri Yehuda.

Ratapan 2:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 2:5?

Tuhan menjadi seperti musuh bagi Israel: Ia menelan istana dan menghancurkan benteng, serta melipatgandakan perkabungan dan ratapan. Ini menunjukkan bahwa dosa dapat membuat Tuhan melawan kita, bukan membela kita.

Latar belakang

Israel dilahap habis

Tuhan diibaratkan musuh yang menelan Israel, menghancurkan istana dan benteng. Duka dan ratapan menjadi pemandangan umum di Yehuda.

Di mana

Yerusalem

Di atas puing-puing istana

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan Babel
Pembuangan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Penyair saksi kehancuran Yerusalem, mungkin Yeremia

U

Kepada

Umat Yehuda

Mereka yang selamat dan meratapi kehancuran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בָּלַע

bala · menelan

memakan habis, melahap

שָׁחַת

shachat · menghancurkan

merusak, membinasakan

תַּאֲנִיָּה

ta'aniyyah · ratapan

duka cita yang berkepanjangan

Kata 'menelan' dan 'menghancurkan' berpasangan untuk menggambarkan kehancuran yang total. 'Ratapan' bukan sekadar tangisan, melainkan pengakuan atas kedaulatan Allah dalam kesedihan.

Tahukah kamu

Kata 'menelan' berulang

Kata 'menelan' muncul beberapa kali dalam Ratapan, menekankan kehancuran total yang sulit dibayangkan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 2:5

✕  Sering dikira

Allah tidak setia pada umat-Nya

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah konsekuensi perjanjian: ketidaksetiaan umat membawa kutukan, tetapi Allah tetap setia pada rencana-Nya.

✕  Sering dikira

Hanya istana yang hancur, rakyat selamat

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menunjukkan seluruh Israel menderita, bukan hanya bangunan fisik.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 2:5

Jika kita hidup dalam dosa yang tidak diakui, kita mungkin merasakan pertentangan dalam hidup kita. Pengakuan dan pertobatan mengembalikan hubungan yang benar dengan Tuhan dan memulihkan damai sejahtera.

Bapa, ampunilah aku dan pulihkanlah hubungan kami, sehingga aku tidak lagi merasakan Engkau sebagai lawan, melainkan sebagai Bapa yang penuh kasih. Amin.