Tuhan tolak mazbah

Ratapan 2:7

Murka Tuhan atas Sion

PerikopMurka TUHAN terhadap Sion · Ratapan 2:1-22 →
“Tuhan menolak mazbah-Nya, dan meninggalkan tempat kudus-Nya. Dia menyerahkan tembok-tembok istananya ke tangan musuh. Mereka membuat kegaduhan di bait TUHAN seperti pada hari perayaan.”

Ratapan 2:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 2:7?

Ayat ini menggambarkan betapa parahnya penghancuran yang Tuhan izinkan atas Yerusalem: mezbah dan tempat kudus-Nya sendiri tidak luput, dan bait-Nya yang kudus menjadi tempat keramaian musuh, kebalikan dari perayaan yang biasa.

Latar belakang

Tuhan menolak tempat ibadah

Yeremia melukiskan bagaimana Tuhan sendiri menolak mezbah-Nya dan meninggalkan tempat kudus-Nya. Musuh-musuh kemudian masuk ke Bait Suci dan membuat kegaduhan, seperti pada hari perayaan, tetapi ini adalah hari kehancuran.

Di mana

Yerusalem

Di antara reruntuhan Bait Suci

Kapan

~586 SM

Penghakiman dan Pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Bait Suci dihancurkan
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, ~50 tahun

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Orang-orang yang berada dalam pembuangan dan yang tersisa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָנַח

zanach · menolak

Menolak dengan tegas, membuang

נָאַץ

na'ats · meninggalkan

Menghina, meremehkan, atau menolak dengan kasar

הָמוֹן

hamon · kegaduhan

Keramaian, kebisingan, atau sorak-sorai

Kata-kata Ibrani ini menunjukkan penolakan yang disengaja dan penuh penghinaan, bukan sekadar kebetulan. Sorak-sorai musuh di Bait Suci adalah kebalikan dari pujian yang seharusnya, menandakan kekudusan telah dinodai.

Tahukah kamu

Mezbah dalam Alkitab

Dalam Perjanjian Lama, mezbah adalah tempat pengorbanan dan simbol kehadiran Tuhan. Penolakan Tuhan terhadap mezbah berarti hubungan perjanjian telah rusak total.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 2:7

✕  Sering dikira

Mengira Tuhan marah tanpa alasan yang jelas.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah akibat dari dosa dan ketidaksetiaan umat, bukan tindakan sewenang-wenang.

✕  Sering dikira

Mengira Bait Suci tidak lagi penting bagi Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan menolak bait yang dinajiskan oleh dosa, tetapi tetap memakai tempat itu untuk menggenapi rencana-Nya di masa depan.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 2:7

Saat yang kudus pun bisa hancur karena dosa. Jangan menganggap ibadah dan tempat rohani sebagai jaminan; keintiman dengan Tuhan yang sejati jauh lebih penting daripada sekadar ritual.

Ya Tuhan, ajar aku untuk tidak pernah mengabaikan kekudusan-Mu dalam hidupku, dan pulihkanlah tempat kudus dalam hatiku. Amin.