Ratapan 2:7
“Tuhan menolak mazbah-Nya, dan meninggalkan tempat kudus-Nya. Dia menyerahkan tembok-tembok istananya ke tangan musuh. Mereka membuat kegaduhan di bait TUHAN seperti pada hari perayaan.”Ratapan 2:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tuhan membuang mezbah-Nya, meninggalkan tempat kudus-Nya, menyerahkan ke dalam tangan seteru tembok puri-purinya. Teriakan ramai mereka dalam Bait Allah seperti keramaian pada hari perayaan jemaah.”Ratapan 2:7 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN menolak mezbah-Nya yang suci, dan meninggalkan Rumah-Nya sendiri; dibiarkan-Nya musuh merobohkan tembok-temboknya. Di tempat kita dahulu beribadah dan berpesta, musuh bersorak karena berjaya.”Ratapan 2:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The LORD hath cast off his altar, he hath abhorred his sanctuary, he hath given up into the hand of the enemy the walls of her palaces; they have made a noise in the house of the LORD, as in the day of a solemn feast.”Ratapan 2:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 2:7?
Ayat ini menggambarkan betapa parahnya penghancuran yang Tuhan izinkan atas Yerusalem: mezbah dan tempat kudus-Nya sendiri tidak luput, dan bait-Nya yang kudus menjadi tempat keramaian musuh, kebalikan dari perayaan yang biasa.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 2:7
Saat yang kudus pun bisa hancur karena dosa. Jangan menganggap ibadah dan tempat rohani sebagai jaminan; keintiman dengan Tuhan yang sejati jauh lebih penting daripada sekadar ritual.
Ya Tuhan, ajar aku untuk tidak pernah mengabaikan kekudusan-Mu dalam hidupku, dan pulihkanlah tempat kudus dalam hatiku. Amin.