Busur kemarahan Tuhan

Ratapan 2:4

Murka Tuhan atas Yerusalem

PerikopMurka TUHAN terhadap Sion · Ratapan 2:1-22 →
“Dia melenturkan busur-Nya seperti seorang musuh. Dia mengacungkan tangan kanan-Nya seperti seorang lawan, dan membunuh semua yang menyenangkan mata di kemah putri Sion. Dia mencurahkan kemurkaan-Nya seperti api.”

Ratapan 2:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ratapan 2:4?

Tuhan melenturkan busur-Nya seperti musuh dan mengacungkan tangan kanan-Nya sebagai lawan. Ia membunuh semua yang menyenangkan mata, mencurahkan murka-Nya seperti api. Ini adalah gambaran yang kuat tentang Tuhan yang berperang melawan umat-Nya sendiri karena dosa mereka.

Latar belakang

Tuhan berperang melawan umat-Nya

Penulis menggambarkan Tuhan seperti seorang musuh yang memanah umat-Nya. Semua yang indah dan berharga di Yerusalem dibinasakan, kemurkaan dicurahkan seperti api.

Di mana

Yerusalem

Di reruntuhan kota yang terbakar

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehancuran Yerusalem
Pembuangan ke Babel
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Ratapan

Penyair saksi kehancuran Yerusalem, mungkin Yeremia

U

Kepada

Umat Yehuda

Mereka yang selamat dan meratapi kehancuran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

דָּרַךְ

darakh · melenturkan

menginjak atau menarik tali busur

קֶשֶׁת

qeshet · busur

senjata yang digunakan untuk memanah

אוֹיֵב

oyev · musuh

lawan yang bermusuhan

Tuhan digambarkan sebagai pemanah yang membidik umat-Nya sendiri, sebuah gambaran yang sangat kontras dengan peran-Nya sebagai pelindung. Ini menunjukkan betapa seriusnya dosa yang memisahkan umat dari Allah.

Tahukah kamu

Tanduk sebagai simbol

Dalam budaya kuno, 'tanduk' melambangkan kekuatan dan kejayaan, bukan sekadar bagian tubuh hewan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ratapan 2:4

✕  Sering dikira

Tuhan setara dengan musuh yang jahat

✓  Yang sebenarnya

Tuhan memakai sarana hukuman untuk mendisiplinkan umat, tetapi bukan berarti Dia jahat.

✕  Sering dikira

Semua yang indah pastilah jahat

✓  Yang sebenarnya

Yang dibinasakan adalah simbol kemewahan yang menyebabkan kemurtadan, bukan keindahan itu sendiri.

Renungan

Renungan Singkat Ratapan 2:4

Periksa apakah ada 'sesuatu yang menyenangkan mata' yang kita idolakan—entah itu karier, hobi, atau hubungan. Jika hal itu menggeser Tuhan dari tempat-Nya, kita perlu rela melepaskannya sebelum hal itu diambil dari kita.

Tuhan, singkapkanlah apa yang mungkin menjadi berhala di hatiku, dan berikan aku keberanian untuk meninggalkannya demi Engkau. Amin.