Kota yang menjadi ejekan
Ratapan 2:15
Murka Tuhan atas Sion
“Semua yang melintas di jalan bertepuk tangan kepadamu. Mereka bersiul dan menggeleng-gelengkan kepala terhadap putri Yerusalem. “Inikah kota yang disebut, ‘kesempurnaan dari keindahan, sukacita seluruh bumi?’””Ratapan 2:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sekalian orang yang lewat bertepuk tangan karena engkau. Mereka bersuit- suit dan menggelengkan kepalanya mengenai puteri Yerusalem: "Inikah kota yang disebut orang kota yang paling indah, kesukaan dunia semesta?"”Ratapan 2:15 · TB
Terjemahan Baru
“Semua orang yang lewat, mencemooh engkau, karena kau sudah hancur seluruhnya. Mereka menggeleng-gelengkan kepala dan berkata, "Itukah kota yang paling indah, kota kebanggaan dunia?"”Ratapan 2:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“All that pass by clap their hands at thee; they hiss and wag their head at the daughter of Jerusalem, saying, Is this the city that men call The perfection of beauty, The joy of the whole earth?”Ratapan 2:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 2:15?
Ayat ini menggambarkan penghinaan para pelintas jalan terhadap Yerusalem yang dahulu dijuluki 'kesempurnaan keindahan, sukacita seluruh bumi'. Mereka bersiul dan menggelengkan kepala karena melihat kota itu hancur. Ini menunjukkan betapa jatuhnya dari kemuliaan menjadi aib.
Latar belakang
Ejekan dari orang yang lewat
Orang-orang yang melewati reruntuhan Yerusalem bertepuk tangan, bersiul, dan menggeleng-gelengkan kepala sebagai ejekan. Mereka mengejek kota yang dulunya disebut 'kesempurnaan keindahan' itu.
Di mana
Yerusalem
Di reruntuhan kota
Kapan
~586 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Penyair Ratapan
Saksi mata kehancuran Yerusalem, berhati hancur
Kepada
Putri Yerusalem
Personifikasi kota Yerusalem yang sedang berkabung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סָפַק
saphaq · bertepuk tangan
bertepuk tangan sebagai ejekan atau cemoohan
שָׁרַק
sharaq · bersiul
bersiul sebagai tanda ejekan atau kekaguman
יֹפִי
yofi · keindahan
keindahan, kemuliaan, atau kemegahan
Kata 'saphaq' dan 'sharaq' menggambarkan ejekan publik yang merendahkan, sementara 'yofi' mengingatkan keindahan kota yang dahulu, kini menjadi kontras yang memilukan.
Tahukah kamu
Gerakan menggeleng-gelengkan kepala
Dalam budaya Timur Tengah kuno, menggeleng-gelengkan kepala adalah tanda ejekan dan penghinaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:15
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 2:15
✕ Sering dikira
Tepuk tangan sebagai pujian
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, tepuk tangan adalah ejekan.
✕ Sering dikira
Bersiul sebagai kekaguman
✓ Yang sebenarnya
Bersiul di sini adalah tanda penghinaan.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 2:15
Jangan cepat menghakimi orang yang jatuh; kita pun bisa mengalami hal yang sama. Belajarlah untuk bersimpati dan menawarkan dukungan.
Ya Tuhan, ajarilah aku untuk tidak meremehkan orang lain yang sedang menderita, melainkan menjadi berkat bagi mereka. Amin.