Bahan Sindiran di Antara Bangsa
Mazmur 44:14
Ratapan Bangsa yang Terhina
PerikopPenderitaan yang Tak Layak Didapatkan · Mazmur 44:1-26 →“(44-15) Engkau menjadikan kami bahan sindiran di antara bangsa-bangsa, sebuah gelengan kepala suku-suku bangsa.”Mazmur 44:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(44-15) Engkau membuat kami menjadi sindiran di antara bangsa- bangsa, menyebabkan suku-suku bangsa menggeleng-geleng kepala.”Mazmur 44:14 · TB
Terjemahan Baru
“(44-15) Kaujadikan kami bahan sindiran bangsa-bangsa; mereka menggelengkan kepala sambil menghina kami.”Mazmur 44:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thou makest us a byword among the heathen, a shaking of the head among the people.”Mazmur 44:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 44:14?
Umat menjadi ejekan dan cemoohan di antara bangsa-bangsa, seperti tontonan yang memalukan. Ini menggambarkan rasa malu dan aib yang menimpa mereka di mata dunia.
Latar belakang
Menjadi Bahan Tertawaan
Israel tidak hanya dicela oleh tetangga, tetapi juga menjadi peribahasa dan sindiran di antara bangsa-bangsa yang lebih jauh. Mereka dianggap sebagai contoh kehancuran yang memalukan.
Di mana
Yerusalem
Di bait Allah, saat ibadah
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Pemazmur (salah satu anak Korah)
Orang Lewi, pemimpin pujian di bait Allah, ~1000 SM
Kepada
Allah
Tuhan, Raja semesta alam
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָשָׁל
mashal · sindiran
peribahasa atau perumpamaan
גּוֹיִם
goyim · bangsa-bangsa
bangsa-bangsa non-Israel
מָנוֹד רֹאשׁ
manod rosh · gelengan kepala
menggelengkan kepala sebagai tanda ejekan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Israel menjadi 'bahan pelajaran' yang negatif bagi dunia—mereka bukan lagi berkat bagi bangsa-bangsa, melainkan contoh kutukan.
Tahukah kamu
Peribahasa Hidup
Dalam Alkitab, menjadi 'peribahasa' sering berarti menjadi contoh yang buruk, seperti yang disebutkan dalam Ulangan 28:37, sebagai akibat dari ketidaktaatan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 44:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 44:14
✕ Sering dikira
Menganggap ini hanya hiperbola, bukan kenyataan sejarah.
✓ Yang sebenarnya
Banyak bangsa kuno benar-benar mempermalukan musuh mereka melalui peribahasa dan ejekan, seperti yang tercatat dalam dokumen kuno.
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa Allah tidak adil membiarkan ini terjadi.
✓ Yang sebenarnya
Mazmur ini justru menunjukkan bahwa Allah tetap berdaulat dan umat tetap setia, menjadi dasar untuk memohon pertolongan-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 44:14
Ketika orang lain menertawakan atau menghina kita karena iman, ingatlah bahwa kita dipermalukan karena Allah. Tetaplah setia dan jangan biarkan rasa malu menjauhkan kita dari-Nya.
Tuhan, ketika aku menjadi ejekan karena nama-Mu, berikan aku kekuatan untuk tetap setia dan tidak malu. Amin.