Ketenangan vs Teriakan
Pengkhotbah 9:17
Hikmat dan Kesia-siaan
PerikopHikmat Lebih Baik daripada Kebodohan · Pengkhotbah 9:13-18 →“Perkataan orang berhikmat didengarkan dalam ketenangan melebihi seruan penguasa di antara orang-orang bodoh.”Pengkhotbah 9:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Perkataan orang berhikmat yang didengar dengan tenang, lebih baik dari pada teriakan orang yang berkuasa di antara orang bodoh.”Pengkhotbah 9:17 · TB
Terjemahan Baru
“Lebih baik mendengarkan kata-kata tenang seorang berilmu daripada teriakan seorang penguasa dalam kumpulan orang-orang dungu.”Pengkhotbah 9:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lebih baik mendengarkan kata-kata yang disampaikan dengan suara lembut oleh orang bijaksanadaripada teriakan seorang penguasa di antara kumpulan orang bebal.”Pengkhotbah 9:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“The words of wise men are heard in quiet more than the cry of him that ruleth among fools.”Pengkhotbah 9:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Pengkhotbah 9:17?
Ayat ini membandingkan perkataan orang berhikmat yang tenang dengan teriakan penguasa di antara orang bodoh. Perkataan yang tenang dan bijak lebih berharga daripada suara keras yang tidak disertai hikmat.
Latar belakang
Kekuatan Ketenangan
Pengkhotbah menekankan bahwa perkataan orang berhikmat yang disampaikan dengan tenang lebih berkuasa daripada teriakan pemimpin di antara orang bodoh. Ini menunjukkan bahwa kebijaksanaan tidak memerlukan kebisingan.
Di mana
Yerusalem
Di istana, merenungkan kehidupan
Kapan
~950 SM
Zaman Raja Salomo
Yang berbicara
Pengkhotbah
Seorang bijak, mungkin Salomo, ~950 SM
Kepada
Pembaca umum
Semua orang yang mencari makna hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נַחַת
nakhat · ketenangan
Keadaan tenang atau damai
זַעֲקָה
za'akah · seruan
Teriakan keras atau permohonan
מֹשֵׁל
moshel · penguasa
Pemimpin atau penguasa
Ketenangan bukan kelemahan, melainkan kekuatan yang bisa menembus kebisingan kebodohan.
Tahukah kamu
Ketenangan dalam Alkitab
Ketenangan sering dikaitkan dengan kehadiran Allah, seperti dalam 1 Raja-raja 19:12, di mana Allah berbicara dalam angin sepoi-sepoi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Pengkhotbah 9:17
Amsal 15:1
Ketenangan meredakan
“Jawaban yang lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan kemarahan.”
Yesaya 30:15
Diam dan kuat
“Dalam diam dan percaya terletak kekuatanmu.”
Amsal 17:27
Ketenangan bijak
“Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, dan orang yang berpengertian berkepala dingin.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Pengkhotbah 9:17
✕ Sering dikira
Orang berhikmat selalu berbicara pelan.
✓ Yang sebenarnya
Ini tentang cara penyampaian yang tenang dan bijak, bukan volume suara.
✕ Sering dikira
Teriakan penguasa tidak berguna.
✓ Yang sebenarnya
Teriakan tanpa hikmat kurang efektif dibanding perkataan tenang yang bijak.
Renungan
Renungan Singkat Pengkhotbah 9:17
Dalam berkomunikasi, lebih baik berbicara dengan tenang dan penuh pertimbangan daripada dengan emosi. Ketika kita tenang, pesan kita lebih mudah diterima.
Ya Tuhan, berikan aku ketenangan dan kebijaksanaan dalam berbicara, sehingga perkataanku membangun dan tidak menimbulkan perpecahan. Amin.