Puasa yang Diolok-olok
Mazmur 69:10
Ratapan dalam Penderitaan
“(69-11) Ketika aku menangisi jiwaku dengan berpuasa, itu menjadi cela bagiku.”Mazmur 69:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“(69-11) Aku meremukkan diriku dengan berpuasa, tetapi itupun menjadi cela bagiku;”Mazmur 69:10 · TB
Terjemahan Baru
“(69-11) Aku menangis dan berpuasa, tetapi mereka menghina aku.”Mazmur 69:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“When I wept, and chastened my soul with fasting, that was to my reproach.”Mazmur 69:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Mazmur 69:10?
Daud menunjukkan kesalehan dengan berpuasa dan menangis, tetapi hal itu justru menjadi cela baginya. Ini menunjukkan bahwa komitmen rohani tidak selalu diterima oleh orang lain; bahkan bisa disalahartikan.
Latar belakang
Puasa Daud Diolok-olok
Daud menyatakan bahwa ketika ia berpuasa untuk merendahkan diri di hadapan Allah, orang-orang justru mengejeknya. Puasa yang seharusnya menjadi tanda kesalehan malah menjadi bahan cemoohan.
Di mana
Yerusalem
Tidak spesifik
Kapan
~1000 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, pemazmur terkenal
Kepada
TUHAN
Allah Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּכָה
bakhah · menangisi
menangis dengan ratapan
נֶפֶשׁ
nefesh · jiwaku
kehidupan, diri sendiri
צוֹם
tsom · puasa
tidak makan untuk tujuan rohani
Kata 'nefesh' menunjukkan bahwa Daud berpuasa dengan segenap keberadaannya, bukan sekadar ritual lahiriah.
Tahukah kamu
Puasa dalam Perjanjian Lama
Puasa sering dilakukan sebagai tanda dukacita atau pertobatan, dan biasanya disertai dengan mengenakan kain kabung.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 69:10
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Mazmur 69:10
✕ Sering dikira
Daud berpuasa untuk mendapat pujian dari orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Puasa Daud adalah ungkapan kerendahan hati di hadapan Allah, bukan untuk mencari pujian manusia.
✕ Sering dikira
Puasa Daud tidak efektif karena tetap dicemooh.
✓ Yang sebenarnya
Puasa Daud adalah tindakan iman, dan celaan orang lain tidak mengurangi nilainya di hadapan Allah.
Renungan
Renungan Singkat Mazmur 69:10
Jangan mencari pengakuan dari manusia atas ibadah kita. Biarlah puasa dan doa kita menjadi pribadi yang menyenangkan Allah, bukan untuk dilihat orang. Ketika orang lain mengejek, tetap lakukan yang benar bagi Allah.
Bapa, ajar aku untuk melayani dan beribadah bukan untuk pujian manusia, melainkan untuk menyenangkan Engkau, meskipun itu harus ditertawakan. Amin.