Membenci yang mendua, mencintai Taurat

Mazmur 119:113-120

Samekh

Latar belakang

Sikap Tegas terhadap Kemunafikan

Pemazmur menyatakan kebenciannya terhadap orang yang mendua hati, yang tidak konsisten dalam iman. Sebaliknya, ia memiliki kasih yang mendalam kepada Taurat Tuhan, yang menjadi dasar komitmennya.

Di mana

Yerusalem

Dalam bayang-bayang Bait Suci, saat teduh

Kapan

~500 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembaharuan perjanjian
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Hati yang rindu akan Tuhan, mungkin seorang rabi atau hamba Tuhan

T

Kepada

Tuhan

Allah yang disembah, sumber ketetapan

Arti tiap ayat

Penjelasan Mazmur 119:113-120 Ayat per Ayat

Mazmur 119:113

Pemazmur membenci orang yang mendua hati atau tidak konsisten, tetapi mengasihi taurat TUHAN. Ini menunjukkan bahwa kasih kepada firman Allah menuntut kesetiaan yang utuh dan integritas, bukan setengah hati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:114

Tuhan adalah tempat perlindungan dan perisai bagi pemazmur, dan ia menaruh harapan pada firman-Nya. Ini menyatakan keyakinan bahwa Allah melindungi dan menjaga umat-Nya yang berharap pada janji-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:115

Ayat ini adalah seruan tegas kepada orang-orang fasik untuk menjauh agar penulis dapat dengan bebas memelihara perintah-perintah Allah. Ini menunjukkan komitmen untuk memisahkan diri dari pengaruh jahat demi ketaatan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:116

Pemazmur memohon agar Tuhan menopangnya sesuai dengan firman-Nya agar ia dapat hidup dan tidak dipermalukan dalam pengharapannya kepada Allah. Ini menunjukkan kepercayaan bahwa janji Allah adalah dasar kekuatan dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:117

Pemazmur meminta kekuatan dari Tuhan agar ia dapat diselamatkan, dan berjanji untuk senantiasa memperhatikan ketetapan-ketetapan-Nya. Ini menunjukkan kesadaran bahwa keselamatan dan kekuatan berasal dari Tuhan, dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:118

Allah menolak semua orang yang menyimpang dari ketetapan-Nya, dan kebohongan mereka adalah sia-sia. Ini menegaskan bahwa mereka yang tidak setia kepada firman Allah akan ditolak, dan tipu daya mereka tidak akan berhasil.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:119

Pemazmur mengibaratkan orang fasik sebagai sampah (sanga) yang dibuang Allah, dan karena itu ia mengasihi kesaksian-kesaksian Tuhan. Ini menunjukkan bahwa kasih kepada firman Allah memisahkan kita dari kejahatan dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Mazmur 119:120

Tubuh pemazmur gemetar karena takut akan Allah dan ia gentar terhadap hukum-hukum-Nya. Ini menunjukkan rasa hormat dan kagum yang mendalam terhadap kekudusan Allah dan otoritas firman-Nya, yang membawa kesadaran akan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Mazmur 119 selengkapnya