Allah menolak orang yang menyimpang

Mazmur 119:118

Firman-Mu Pelita bagi Langkahku

Engkau menolak semua orang sesat dari ketetapan-ketetapan-Mu, karena kebohongan mereka adalah sia-sia.

Mazmur 119:118 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 119:118?

Allah menolak semua orang yang menyimpang dari ketetapan-Nya, dan kebohongan mereka adalah sia-sia. Ini menegaskan bahwa mereka yang tidak setia kepada firman Allah akan ditolak, dan tipu daya mereka tidak akan berhasil.

Latar belakang

Konsekuensi bagi yang menolak firman

Pemazmur menyadari bahwa Allah menolak orang-orang yang menyimpang dari ketetapan-Nya, dan tipu daya mereka sia-sia. Ini menegaskan bahwa ketidaktaatan membawa akibat yang serius.

Di mana

Yerusalem

Di bait suci atau saat teduh pribadi

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Israel bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pemazmur melihat orang fasik
Pemazmur semakin cinta firman
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemazmur

Orang beriman yang sedang bergumul, mungkin raja atau pemimpin umat

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang kepadanya pemazmur berdoa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מאס

ma'as · menolak

menolak dengan tegas, menganggap tidak berharga

תעה

ta'ah · sesat

tersesat, menyimpang dari jalan yang benar

סיג

sig · sanga

kotoran atau ampas logam yang dibuang setelah peleburan

Allah menolak dengan tegas mereka yang terus-menerus menyimpang; seperti sanga dibuang, begitu juga orang fasik yang menolak ketetapan-Nya.

Tahukah kamu

'Sanga' adalah ampas logam hasil peleburan

Dalam proses pemurnian emas atau perak, sanga adalah kotoran yang dibuang. Pemazmur memakai gambaran ini untuk orang fasik yang tidak berguna dan dibuang oleh Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 119:118

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 119:118

✕  Sering dikira

Mengira 'menolak' berarti Allah tidak adil atau kejam.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah konsekuensi logis dari pilihan manusia untuk melawan Allah; Allah menghormati kebebasan mereka.

✕  Sering dikira

Menganggap 'sesat' hanya tentang kesalahan kecil yang tidak disengaja.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, 'sesat' berarti berpaling dari Allah secara terus-menerus, bukan sekadar tersandung.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 119:118

Kita tidak perlu iri pada mereka yang berlaku curang atau menyimpang dari kebenaran, karena Allah melihat segala sesuatu. Tetaplah setia pada kebenaran firman-Nya, sebab pada akhirnya kebenaran yang akan menang.

Tuhan, jauhkanlah aku dari jalan yang menyimpang dari ketetapan-Mu, dan jadikanlah aku setia kepada kebenaran-Mu. Amin.