Mata ganti mata — hukum pembalasan kuno
Matius 5:38
Khotbah di Bukit: Cara Hidup Kerajaan
“Kamu telah mendengar apa yang telah dikatakan, ‘Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.’”Matius 5:38 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu telah mendengar firman: Mata ganti mata dan gigi ganti gigi.”Matius 5:38 · TB
Terjemahan Baru
“"Kalian tahu bahwa ada juga ajaran seperti ini: mata ganti mata, gigi ganti gigi.”Matius 5:38 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Kita sudah mendengar pengajaran tentang perintah Musa bahwa ‘Siapa pun yang mencederai mata atau gigi orang lain, maka sebagai hukumannya, mata atau gigi orang itu juga harus dicederai.’”Matius 5:38 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Ye have heard that it hath been said, An eye for an eye, and a tooth for a tooth:”Matius 5:38 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 5:38?
Ayat ini mengutip hukum lama 'mata ganti mata, gigi ganti gigi' yang membatasi pembalasan. Yesus kemudian mengajarkan untuk tidak membalas kejahatan dengan kejahatan. Ini menekankan pengampunan dan mengalah, bukan membalas dendam.
Latar belakang
Lex talionis — hukum yang sebenarnya membatasi pembalasan
Hukum 'mata ganti mata' (lex talionis) dalam Taurat (Keluaran 21:24, Imamat 24:20) sebenarnya adalah kemajuan hukum besar — membatasi pembalasan agar tidak berlebihan. Jika seseorang melukai matamu, kamu boleh menuntut setara, tidak lebih. Tapi Yesus akan melampaui logika pembalasan itu sendiri.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit di Galilea
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
pendengar yang tahu hukum lex talionis dari Taurat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὀφθαλμὸν ἀντὶ ὀφθαλμοῦ
ophthalmon anti ophthalmou · mata ganti mata
Pertukaran setara — prinsip keadilan proporsional yang memastikan pembalasan tidak melebihi kejahatan yang dilakukan.
ὀδόντα ἀντὶ ὀδόντος
odonta anti odontos · gigi ganti gigi
Prinsip yang sama diterapkan ke organ lain — proporsi dan keseimbangan dalam keadilan.
ἐρρέθη
errethē · dikatakan
Telah dikatakan/dinyatakan — mengacu pada hukum yang sudah ditetapkan dan dikenal.
Ophthalmon anti ophthalmou (mata ganti mata) adalah prinsip keadilan proporsional — membatasi pembalasan. Tapi Yesus akan menunjukkan bahwa Kerajaan Allah beroperasi di atas logika ini.
Tahukah kamu
Lex talionis di Kode Hammurabi lebih tua dari Taurat
Prinsip 'mata ganti mata' sudah ada di Kode Hammurabi Babilonia (sekitar 1754 SM) sebelum Taurat. Taurat mengadopsi prinsip ini karena itu adalah keadilan yang diakui budaya — tapi Yesus akan menunjukkan bahwa ada standar yang lebih tinggi dari keadilan setara.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 5:38
Keluaran 21:24
hukum lex talionis dalam Taurat
“...mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki...”
Imamat 24:19-20
keadilan proporsional dalam Taurat
“Apabila seseorang melukai sesamanya manusia, ia harus diperlakukan sama seperti yang telah dilakukannya...”
Ulangan 19:21
pengulangan prinsip yang sama
“Janganlah merasa sayang kepadanya: jiwa ganti jiwa, mata ganti mata...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 5:38
✕ Sering dikira
'Mata ganti mata adalah prinsip balas dendam yang jahat'
✓ Yang sebenarnya
Lex talionis sebenarnya adalah kemajuan hukum — membatasi pembalasan agar proporsional dan tidak berlebihan. Yang menjadi masalah bagi Yesus adalah logika pembalasan itu sendiri, bukan ketidakadilannya.
✕ Sering dikira
'Hukum ini sudah tidak berlaku sama sekali karena sudah digantikan Yesus'
✓ Yang sebenarnya
Prinsip keadilan proporsional masih relevan untuk sistem hukum publik; Yesus berbicara tentang respons pribadi terhadap kesalahan, bukan menghapus sistem peradilan.
Renungan
Renungan Singkat Matius 5:38
Saat disakiti, kita mungkin ingin membalas. Namun, Yesus mengajak kita untuk melepaskan hak membalas dan menyerahkan keadilan kepada Tuhan. Cobalah untuk merespon kejahatan dengan kebaikan, karena itulah yang membedakan kita sebagai anak-anak Allah.
Bapa, ajari aku untuk mengampuni dan tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan meneladani kasih-Mu. Amin.