Berdamai dengan penuduhmu sebelum ke pengadilan
Matius 5:25
Khotbah di Bukit: Cara Hidup Kerajaan
“Secepat mungkin, berdamailah dengan orang yang menuduhmu selagi kamu dalam perjalanan bersamanya supaya jangan penuduhmu itu menyerahkanmu kepada hakim, dan hakim itu menyerahkanmu kepada pegawainya, dan kamu dijebloskan ke dalam penjara.”Matius 5:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan, supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.”Matius 5:25 · TB
Terjemahan Baru
“Seandainya ada orang mengadukan kalian ke mahkamah, berdamailah dengan dia selama masih ada waktu sebelum sampai di mahkamah. Kalau tidak, orang itu akan menyerahkan kalian kepada hakim, yang akan menyerahkan kalian kepada polisi. Lalu polisi akan memasukkan kalian ke dalam penjara.”Matius 5:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Ibaratnya begini: Kalau ada orang yang hendak mengadukanmu ke pengadilan, segeralah berusaha menyelesaikan masalahmu dengan lawanmu itu sebelum dia sampai di pengadilan. Karena kalau dia sudah melaporkanmu kepada hakim, maka hakim akan menyerahkanmu kepada petugas penjara, dan kamu akan dipenjara.”Matius 5:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Agree with thine adversary quickly, whiles thou art in the way with him; lest at any time the adversary deliver thee to the judge, and the judge deliver thee to the officer, and thou be cast into prison.”Matius 5:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 5:25?
Yesus menasihati agar kita segera berdamai dengan orang yang menuntut kita sebelum masalahnya bertambah besar. Ini adalah perumpamaan tentang pentingnya rekonsiliasi, karena jika tidak, konsekuensinya bisa berat. Artinya, jangan menunda-nunda untuk menyelesaikan konflik.
Latar belakang
Kebijaksanaan praktis: selesaikan sebelum masuk pengadilan
Yesus berpindah dari konteks ibadah ke konteks hukum. Nasihatnya pragmatis: selesaikan masalah dengan penuduhmu sebelum kasus sampai ke pengadilan, karena begitu hakim terlibat, kamu kehilangan kendali atas hasilnya. Wisdom ini juga punya makna rohani tentang urgensi rekonsiliasi.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit di Galilea utara
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
pendengar yang tahu sistem hukum Romawi dan Yahudi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἴσθι εὐνοῶν
isthi eunoōn · berdamailah
Jadilah ramah/bersahabat — lebih dari sekadar damai, ini tentang memiliki niat baik aktif terhadap musuh.
τῷ ἀντιδίκῳ σου
tō antidikō sou · penuduhmu
Lawan hukum atau penuduhmu — orang yang sedang dalam proses hukum melawanmu.
φυλακήν
phylakēn · penjara
Penjara atau tahanan — tempat yang dihindari semua orang; konsekuensi paling buruk dari kalah di pengadilan.
Eunoōn (bersahabat aktif) terhadap antidikos (lawan hukum) adalah hikmat yang mencegah masuk phylakēn (penjara) — rekonsiliasi lebih menguntungkan dari perlawanan.
Tahukah kamu
Sistem penjara di Romawi itu nyata dan keras
Penjara di dunia Romawi abad pertama bukan hanya tempat menunggu — kondisinya bisa sangat brutal. Nasihat Yesus untuk berdamai sebelum masuk pengadilan juga adalah peringatan nyata tentang konsekuensi yang serius jika masalah tidak diselesaikan di luar pengadilan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 5:25
Lukas 12:58-59
paralel ajaran Yesus di Lukas
“Jika engkau pergi menghadap penguasa bersama lawanmu, berusahalah berdamai dengannya di jalan...”
Amsal 25:8
hikmat tentang menghindari pengadilan
“Jangan tergesa-gesa mengajukan perkara ke pengadilan...”
1 Korintus 6:1-7
Paulus memperluas tema ini tentang sengketa antar orang percaya
“...mengapa tidak kamu lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapa tidak kamu biarkan dirimu ditipu?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 5:25
✕ Sering dikira
'Yesus melarang orang Kristen untuk menggunakan sistem hukum'
✓ Yang sebenarnya
Yesus memberikan hikmat praktis tentang menyelesaikan sengketa sebelum ke pengadilan — bukan melarang penggunaan sistem hukum secara prinsip.
✕ Sering dikira
'Ayat ini hanya bicara tentang sengketa hukum, bukan hubungan antar pribadi'
✓ Yang sebenarnya
Konteks luas khotbah ini menunjukkan Yesus berbicara tentang pola umum rekonsiliasi yang proaktif — baik dalam konteks religius maupun hukum.
Renungan
Renungan Singkat Matius 5:25
Pernahkah ada konflik yang kamu biarkan berlarut-larut? Hari ini, cobalah untuk mengambil langkah pertama berdamai, walau sulit. Damai itu lebih berharga daripada 'menang' dalam pertengkaran.
Tuhan, berikan aku keberanian untuk berdamai dengan orang yang berselisih denganku, sebelum masalahnya semakin rumit. Amin.