Kamu telah mendengar: Jangan membunuh

Matius 5:21-26

Mengenai Orang yang Marah kepada Saudaranya

Latar belakang

Antitesis pertama: dari tindakan ke akar

Yesus memulai serangkaian antitesis: 'Kamu telah mendengar... tetapi Aku mengatakan.' Ini bukan menentang Taurat, tapi menggali sampai ke akar. Larangan membunuh ada di Keluaran 20:13. Yesus tidak membatalkannya; Dia menelusurinya ke sumber: kemarahan di dalam hati.

Di mana

Bukit di dekat Kapernaum, Galilea

Lereng bukit terbuka di Galilea

Kapan

~30 M

Awal pelayanan Yesus di Galilea

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Standar kebenaran lebih tinggi ditetapkan
Yesus memperdalam larangan pembunuhan
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit

M

Kepada

Murid-murid dan orang banyak

pendengar yang tahu Sepuluh Perintah

Arti tiap ayat

Penjelasan Matius 5:21-26 Ayat per Ayat

Matius 5:21

Yesus mengutip perintah 'jangan membunuh' dan memperdalamnya: kemarahan yang memendam dan perkataan yang merendahkan orang lain sudah dianggap serius di mata Allah. Hukumannya setara dengan pembunuhan dalam dimensi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 5:22

Yesus menegaskan bahaya kemarahan dan penghinaan. Memanggil orang 'tolol' atau 'bodoh' menunjukkan hati yang menghakimi dan merendahkan. Ini bukan sekadar kata-kata, tetapi mencerminkan kondisi hati yang perlu…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 5:23

Ayat ini mengajarkan bahwa hubungan dengan sesama memengaruhi ibadah kita kepada Allah. Jika kita ingat ada konflik yang belum diselesaikan, kita harus berdamai terlebih dahulu sebelum mempersembahkan persembahan.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 5:24

Lanjutan dari ayat sebelumnya: prioritasnya adalah berdamai dengan saudara sebelum menyelesaikan ibadah. Tinggalkan persembahanmu di altar dan cari saudaramu untuk berdamai, lalu kembali. Ini menunjukkan bahwa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 5:25

Yesus menasihati agar kita segera berdamai dengan orang yang menuntut kita sebelum masalahnya bertambah besar. Ini adalah perumpamaan tentang pentingnya rekonsiliasi, karena jika tidak, konsekuensinya bisa berat.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 5:26

Yesus menegaskan bahwa hutang atau kesalahan harus dibayar lunas. Ini menggambarkan bahwa perdamaian yang sejati memerlukan penyelesaian tuntas, bukan setengah-setengah. Secara rohani, ini mengingatkan kita untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Matius 5 selengkapnya