Ingat ada masalah dengan saudaramu saat di altar
Matius 5:23
Khotbah di Bukit: Cara Hidup Kerajaan
“Karena itu, jika kamu mempersembahkan persembahanmu di atas altar, dan di sana kamu teringat bahwa ada sesuatu dalam hati saudaramu terhadapmu,”Matius 5:23 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan Matius 5.24–29 18 sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,”Matius 5:23 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh sebab itu, kalau salah seorang di antara kalian sedang mempersembahkan pemberiannya kepada Allah, lalu teringat bahwa ada orang yang sakit hati terhadapnya,”Matius 5:23 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Karena itu, kalau kamu sedang membawa persembahanmu ke mezbah di rumah Allah, dan tiba-tiba kamu teringat bahwa ada orang yang sakit hati kepadamu,”Matius 5:23 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore if thou bring thy gift to the altar, and there rememberest that thy brother hath ought against thee;”Matius 5:23 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 5:23?
Ayat ini mengajarkan bahwa hubungan dengan sesama memengaruhi ibadah kita kepada Allah. Jika kita ingat ada konflik yang belum diselesaikan, kita harus berdamai terlebih dahulu sebelum mempersembahkan persembahan. Damai dengan sesama adalah bagian dari ibadah yang sejati.
Latar belakang
Ibadah yang ditunda untuk rekonsiliasi
Yesus memberikan skenario konkret: kamu sedang di altar untuk memberi persembahan, tiba-tiba ingat ada konflik dengan saudaramu. Solusi Yesus mengejutkan: tinggalkan persembahanmu dulu, pergi berdamai, baru kembali. Rekonsiliasi mendahului ritual ibadah.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit terbuka; konteks berbicara tentang Bait Allah di Yerusalem
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid yang masih beribadah di Bait Allah
orang Yahudi yang mempersembahkan korban di Bait Allah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
τὸ δῶρόν σου
to dōron sou · persembahanmu
Hadiah atau persembahan untuk Tuhan — sesuatu yang bernilai secara ritual dan spiritual.
τὸ θυσιαστήριον
to thysiastērion · altar
Tempat korban — bagian paling sakral dari ibadah Bait Allah; di sinilah hubungan dengan Tuhan diekspresikan.
ἔχει τι κατά σοῦ
echei ti kata sou · sesuatu dalam hati saudaramu
Mempunyai sesuatu terhadapmu — ada ketidakberesan atau keluhan yang dipegang saudaramu; Yesus memusatkan pada apa yang dirasakan pihak lain, bukan dirimu.
Yesus mengalihkan fokus dari dōron (persembahanmu) ke relasi dengan saudaramu — Tuhan lebih menghargai rekonsiliasi yang nyata daripada ritual yang sempurna.
Tahukah kamu
Hati Bait Allah jaraknya berkilometer dari Galilea
Orang Galilea harus menempuh perjalanan sekitar 120 km ke Yerusalem untuk memberi persembahan di Bait Allah. Itu perjalanan berhari-hari. Yesus menyuruh mereka meninggalkan persembahan dan pergi berdamai — artinya bisa menunda perjalanan berhari-hari demi rekonsiliasi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 5:23
1 Samuel 15:22
ketaatan lebih dari ritual
“...Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran... lebih daripada kepada mendengarkan suara TUHAN?”
Amsal 21:3
perbuatan benar lebih dari persembahan
“Melakukan apa yang benar dan adil lebih dikenan TUHAN dari pada korban.”
Matius 5:24
lanjutan langsung: rekonsiliasi sebelum kembali
“...pergilah untuk terlebih dahulu berdamai dengan saudaramu...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 5:23
✕ Sering dikira
'Ayat ini berarti kita tidak perlu beribadah kalau masih punya konflik'
✓ Yang sebenarnya
Yesus tidak melarang ibadah — Dia menyuruh menyelesaikan rekonsiliasi dulu lalu kembali. Ibadah tetap penting, tapi tidak boleh menutupi hubungan yang rusak.
✕ Sering dikira
'Yang dimaksud saudara hanya saudara kandung'
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks komunitas perjanjian, 'saudaramu' merujuk sesama anggota komunitas iman — lebih luas dari saudara biologis.
Renungan
Renungan Singkat Matius 5:23
Sulit beribadah dengan tulus jika ada kebencian di hati. Coba ingat: adakah seseorang yang perlu kamu hubungi untuk berdamai? Jangan tunda. Langkah kecil untuk berdamai bisa membawa berkat besar dalam hidup rohanimu.
Tuhan, beri aku keberanian untuk berdamai dengan siapa pun yang berselisih denganku. Amin.