Kamu telah mendengar: Jangan berzina
Matius 5:27-30
Orang yang Berzina
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Antitesis kedua: dari tindakan ke pandangan
Yesus mengangkat perintah ketujuh dari Sepuluh Perintah (Keluaran 20:14). Seperti dengan pembunuhan, Dia akan menggali ke akar masalah: bukan hanya tindakan perzinaan yang dilarang, tapi keinginan yang berakhir menjadi tindakan tersebut.
Di mana
Bukit di dekat Kapernaum, Galilea
Lereng bukit di Galilea utara
Kapan
~30 M
Awal pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
Rabi dari Nazaret, sedang mengajar di bukit
Kepada
Murid-murid dan orang banyak
pendengar yang tahu Sepuluh Perintah
Arti tiap ayat
Penjelasan Matius 5:27-30 Ayat per Ayat
Matius 5:27
Ayat ini mengutip hukum Taurat tentang larangan berzina, lalu Yesus memperluas artinya: bukan hanya perbuatan fisik, tetapi juga keinginan hati. Artinya, Tuhan menilai kemurnian batin, bukan sekadar tindakan lahiriah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:28
Yesus mengajarkan bahwa memandang perempuan dengan nafsu sudah sama dengan berzina di dalam hati. Ini menekankan bahwa dosa dimulai dari hati dan pikiran. Jadi, menjaga kekudusan bukan hanya soal tindakan, tapi juga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:29
Yesus menggunakan bahasa kiasan yang keras: jika mata menyebabkanmu berbuat dosa, cungkillah. Ini bukan instruksi harfiah, tetapi hiperbola untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa. Artinya, kita harus rela 'mematikan'…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 5:30
Sama seperti ayat sebelumnya, ini adalah bahasa kiasan untuk menekankan pentingnya mengatasi dosa. Jika tangan kananmu (melambangkan hal yang paling berguna) menyebabkanmu berdosa, lebih baik 'memotongnya' daripada…
Arti lengkap, studi kata & renungan →