Hamba-hamba bingung melihat lalang di ladang
Matius 13:27
Kerajaan Surga dalam Perumpamaan
“Maka, hamba-hamba dari pemilik ladang itu datang dan bertanya kepadanya, ‘Tuan, bukankah engkau menabur benih yang baik di ladangmu? Lalu, dari manakah datangnya lalang itu?’”Matius 13:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka datanglah hamba-hamba tuan ladang itu kepadanya dan berkata: Tuan, bukankah benih baik, yang tuan taburkan di ladang tuan? Dari manakah lalang itu?”Matius 13:27 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu orang-orang gajian petani itu datang kepada petani itu dan berkata, 'Tuan, bukankah Tuan menanam benih yang baik di ladang Tuan? Bagaimana jadinya sampai ada alang-alang di sana?'”Matius 13:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Para hamba pemilik ladang itu pun datang dan bertanya, ‘Tuan, bukankah kita sudah menanam bibit yang baik di ladang itu?! Lantas dari manakah datangnya lalang-lalang yang tumbuh di sana?’”Matius 13:27 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So the servants of the householder came and said unto him, Sir, didst not thou sow good seed in thy field? from whence then hath it tares?”Matius 13:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 13:27?
Hamba-hamba pemilik ladang bertanya dari mana datangnya lalang, dan pemilik menjawab bahwa itu dilakukan musuh. Ini menunjukkan bahwa kejahatan bukan berasal dari Tuhan, tetapi dari musuh yang sengaja merusak pekerjaan-Nya.
Latar belakang
Pertanyaan wajar yang mencerminkan kebingungan manusia
Hamba-hamba bertanya dengan logika yang masuk akal: kalau benih yang ditanam baik, dari mana lalang ini? Pertanyaan yang sama sering muncul dalam kehidupan: kalau Allah baik, dari mana kejahatan? Pemilik ladang tidak defensif — Dia justru memberikan penjelasan yang jelas: musuh yang melakukannya.
Di mana
Ladang di Palestina (konteks cerita)
Ladang gandum yang ternyata berisi lalang
Kapan
~28–29 M
Puncak pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Hamba-hamba pemilik ladang
pekerja yang setia dan peduli terhadap ladang tuannya
Kepada
Pemilik ladang
gambaran Yesus sebagai Anak Manusia yang memiliki dunia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
προσελθόντες
proselthontes · datang
Mendekat dengan tujuan — bukan sekadar berjalan dekat tapi datang untuk menyampaikan sesuatu.
οὐχί
ouchi · bukankah
Bentuk pertanyaan retoris yang mengharapkan jawaban ya — mereka sudah yakin benihnya baik.
πόθεν
pothen · dari manakah
Dari mana asal-usulnya — pertanyaan tentang sumber, bukan hanya keberadaan.
Hamba-hamba datang mendekat (proselthontes) dengan pertanyaan retoris (ouchi) tentang asal-usul (pothen) — model pertanyaan yang jujur dan mencari jawaban.
Tahukah kamu
Pertanyaan teodisi dalam perumpamaan
Pertanyaan 'dari mana datangnya kejahatan jika Tuhan baik?' disebut pertanyaan teodisi (dari kata theos = Allah + dike = keadilan). Yesus tidak menghindari pertanyaan ini tapi meresponsnya melalui cerita — menunjukkan bahwa ada musuh aktif, ada rencana Tuhan, dan ada waktu yang tepat untuk penyelesaian.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 13:27
Ayub 1:6-12
musuh yang mendapat izin untuk bertindak dalam dunia Tuhan
“Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN... Iblis menjawab TUHAN...”
Roma 8:20-21
dunia yang mengalami efek kejatuhan sambil menunggu pembebasan
“ciptaan telah ditaklukkan kepada kesia-siaan... dengan harapan bahwa ciptaan itu sendiri juga akan dimerdekakan”
Wahyu 12:9
identitas musuh yang menaburkan kejahatan
“Naga besar itu... ia disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 13:27
✕ Sering dikira
'Hamba-hamba yang bingung ini menggambarkan murid-murid yang lemah'
✓ Yang sebenarnya
Hamba-hamba ini digambarkan sebagai pekerja yang peduli dan setia — kebingungan mereka adalah respons wajar terhadap situasi yang tidak terduga, bukan tanda kelemahan iman.
✕ Sering dikira
'Tuhan harusnya mencegah musuh menaburkan lalang sejak awal'
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini tidak menjelaskan mengapa Tuhan mengizinkan kejahatan — tapi menunjukkan bahwa Tuhan punya rencana dan waktu-Nya sendiri untuk menyelesaikannya secara tuntas.
Renungan
Renungan Singkat Matius 13:27
Saat kita melihat kejahatan di dunia, ingatlah bahwa itu bukan rancangan Tuhan. Jangan menyalahkan Tuhan, tetapi waspadai bahwa ada musuh yang bekerja. Tetaplah percaya bahwa Tuhan memiliki rencana yang baik.
Tuhan, tolong aku untuk tidak menyalahkan-Mu ketika melihat kejahatan, tetapi berilah aku keberanian untuk melawan dan tetap berpegang pada kebaikan-Mu. Amin.