Ladang Kerajaan yang disusupi musuh

Matius 13:24-30

Perumpamaan tentang Rumput Liar dan Gandum

Latar belakang

Perumpamaan baru: kebaikan dan kejahatan tumbuh berdampingan

Yesus memulai perumpamaan kedua dalam sesi ini. Ini mengangkat pertanyaan yang mungkin banyak dipikirkan: kalau Kerajaan Surga sudah datang, kenapa masih ada begitu banyak kejahatan di dunia? Kenapa orang jahat tampak makmur? Kenapa tidak langsung diberantas saja?

Di mana

Danau Galilea, dekat Kapernaum

Yesus di perahu, orang banyak di pantai

Kapan

~28–29 M

Puncak pelayanan Yesus di Galilea

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penjelasan perumpamaan penabur kepada murid
Musuh menaburkan lalang di malam hari
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesus

guru dari Nazaret, menceritakan perumpamaan gandum dan lalang

O

Kepada

Orang banyak di tepi danau

campuran petani, nelayan, dan warga Galilea

Arti tiap ayat

Penjelasan Matius 13:24-30 Ayat per Ayat

Matius 13:24

Yesus membandingkan Kerajaan Surga dengan seorang yang menabur benih baik di ladangnya, tetapi musuh menaburkan lalang di antara gandum. Ini menggambarkan bahwa di dunia ini ada orang benar dan orang jahat yang hidup…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 13:25

Sementara semua orang tertidur, musuh datang menaburkan benih lalang di antara gandum yang baik. Ini menggambarkan bahwa kejahatan sering kali masuk secara diam-diam ketika kita lengah, dan tidak selalu mudah dibedakan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 13:26

Ketika gandum mulai bertunas dan berbulir, lalang juga ikut terlihat. Ini menunjukkan bahwa perbedaan antara anak-anak Kerajaan dan anak-anak si jahat menjadi semakin jelas seiring waktu, saat buah kehidupan mulai…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 13:27

Hamba-hamba pemilik ladang bertanya dari mana datangnya lalang, dan pemilik menjawab bahwa itu dilakukan musuh. Ini menunjukkan bahwa kejahatan bukan berasal dari Tuhan, tetapi dari musuh yang sengaja merusak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 13:28

Pemilik ladang menjelaskan bahwa musuh yang menabur lalang, dan para hamba menawarkan diri untuk mencabutnya. Ini menggambarkan keinginan kita untuk segera memberantas kejahatan, tetapi Tuhan terkadang meminta kita…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 13:29

Pemilik ladang mencegah hambanya mencabut lalang karena khawatir gandum ikut tercabut. Ini mengajarkan bahwa penghakiman yang terburu-buru bisa merusak orang yang benar. Lebih baik menunggu sampai waktu panen yang tepat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Matius 13:30

Pada musim panen, Tuhan akan memerintahkan para penuai untuk mengumpulkan lalang dan membakarnya, tetapi gandum disimpan ke dalam lumbung. Ini menggambarkan penghakiman akhir: orang benar akan diselamatkan, dan orang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Matius 13 selengkapnya