Musuh beraksi saat orang tidur
Matius 13:25
Kerajaan Surga dalam Perumpamaan
“Akan tetapi, sementara orang-orang tidur, musuhnya datang dan menaburkan benih lalang di antara benih gandum, dan pergi.”Matius 13:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi pada waktu semua orang tidur, datanglah musuhnya menaburkan Matius 13.26–31 66 benih lalang di antara gandum itu, lalu pergi.”Matius 13:25 · TB
Terjemahan Baru
“Pada suatu malam, ketika semua orang sedang tidur, musuh petani itu datang menabur benih alang-alang di antara gandum itu, lalu pergi.”Matius 13:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Suatu malam, ketika orang-orang sedang tidur, datanglah musuh pemilik ladang itu dan menaburkan bibit lalang di antara bibit gandum itu, lalu dia pergi.”Matius 13:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“But while men slept, his enemy came and sowed tares among the wheat, and went his way.”Matius 13:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 13:25?
Sementara semua orang tertidur, musuh datang menaburkan benih lalang di antara gandum yang baik. Ini menggambarkan bahwa kejahatan sering kali masuk secara diam-diam ketika kita lengah, dan tidak selalu mudah dibedakan dari yang baik sampai keduanya bertumbuh.
Latar belakang
Kejahatan masuk saat kewaspadaan turun
Musuh menunggu saat yang tepat: malam hari, ketika semua orang tidur. Ini bukan serangan frontal tapi sabotase diam-diam. Lalang yang ditaburkan (zizania dalam bahasa Yunani) adalah tanaman yang dalam tahap awal pertumbuhan hampir tidak bisa dibedakan dari gandum.
Di mana
Danau Galilea, dekat Kapernaum
Yesus di perahu, orang banyak di pantai
Kapan
~28–29 M
Puncak pelayanan Yesus di Galilea
Yang berbicara
Yesus
guru dari Nazaret, menceritakan perumpamaan gandum dan lalang
Kepada
Orang banyak di tepi danau
campuran petani, nelayan, dan warga Galilea
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐν τῷ καθεύδειν
en to katheudein · sementara orang-orang tidur
Ketika manusia-manusia sedang tidur — kondisi kolektif yang memberikan celah.
ἐχθρὸς αὐτοῦ
echthros autou · musuhnya
Musuh miliknya — musuh yang personal, yang memang punya niat jahat terhadap tuan ladang itu secara spesifik.
ζιζάνια
zizania · lalang
Darnel — tanaman parasit yang mirip gandum muda, berbahaya jika ikut tercampur dalam panen.
Celah tidur manusia (katheudein) dimanfaatkan musuh (echthros) untuk menaburkan zizania — gambaran strategi jahat yang meniru dan menyusup, bukan menyerang secara terbuka.
Tahukah kamu
Lalang (zizania) adalah gandum palsu yang berbahaya
Zizania adalah nama ilmiah untuk tanaman darnel (Lolium temulentum). Di tahap awal, daunnya persis sama dengan gandum. Kalau dimakan, biji darnel yang sudah tua bisa menyebabkan pusing dan mual — bahkan beracun dalam jumlah besar. Ini bukan gulma biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 13:25
1 Petrus 5:8
musuh yang beraksi dan mencari celah
“Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling seperti singa yang mengaum-aum mencari orang yang dapat ditelannya”
Efesus 4:27
tidak memberi celah kepada musuh
“janganlah beri kesempatan kepada iblis”
Matius 26:41
kewaspadaan sebagai pertahanan dari tindakan musuh
“Berjaga-jagalah dan berdoalah supaya kamu tidak jatuh ke dalam pencobaan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 13:25
✕ Sering dikira
'Tidur dalam cerita ini berarti orang Kristen yang malas'
✓ Yang sebenarnya
Tidur di sini menggambarkan kondisi alamiah manusia — bukan simbol kemalasan rohani. Poinnya adalah musuh bekerja diam-diam tanpa pemberitahuan.
✕ Sering dikira
'Kita harus selalu waspada 24 jam supaya kejahatan tidak masuk'
✓ Yang sebenarnya
Perumpamaan ini justru Yesus menunjukkan bahwa bahkan pemilik ladang yang baik pun tidak bisa mencegah semua gangguan. Yang penting adalah sikap pada waktu panen.
Renungan
Renungan Singkat Matius 13:25
Jangan lengah dalam menjaga hati dan pikiranmu. Musuh bisa menaburkan keraguan, kejahatan, atau kepalsuan saat kita tidak waspada. Tetaplah berjaga dan dekat dengan Tuhan agar kita peka terhadap hal-hal yang tidak benar.
Tuhan, jagalah hatiku agar tidak lengah dan berilah aku kepekaan untuk mengenali tipu daya musuh yang masuk diam-diam. Amin.