Yesus mengajar di Perea, seberang Yordan
Markus 10:1-12
Tentang Perceraian
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Rute terakhir ke Yerusalem
Yesus sudah meninggalkan Galilea dan bergerak ke selatan menuju Yerusalem untuk terakhir kalinya. Dia mengambil rute timur menyeberangi Yordan — melewati wilayah Perea yang dikuasai Herodes Antipas. Orang banyak tetap mengikuti-Nya, dan Dia terus mengajar seperti biasa meski tujuan-Nya makin jelas.
Di mana
Perea (Yudea & seberang Yordan)
Wilayah timur Sungai Yordan, kini Yordania barat
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir Yesus menuju Yerusalem
Yang berbicara
Markus (narrator)
penulis Injil, merangkum perpindahan Yesus ke Perea
Kepada
Orang banyak
kerumunan yang terus mengikuti Yesus ke mana pun
Arti tiap ayat
Penjelasan Markus 10:1-12 Ayat per Ayat
Markus 10:1
Yesus meninggalkan Kapernaum dan pergi ke wilayah Yudea dan seberang Sungai Yordan, tempat orang banyak berkumpul. Seperti biasa, Ia mengajar mereka. Ini menunjukkan Yesus terus bergerak melayani, mengajar dengan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:2
Orang Farisi datang untuk mencobai Yesus dengan pertanyaan tentang perceraian. Mereka ingin menjebak-Nya, bukan mencari kebenaran. Pertanyaan mereka tentang apakah seorang suami boleh menceraikan istrinya adalah ujian,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:3
Yesus menjawab pertanyaan orang Farisi dengan mengarahkan mereka pada hukum Musa: 'Apa yang Musa perintahkan kepadamu?' Ini menunjukkan bahwa Yesus menghargai otoritas Kitab Suci dan mengajak mereka untuk merenungkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:4
Orang Farisi menjawab bahwa Musa mengizinkan seorang laki-laki membuat surat cerai dan menceraikan istrinya. Mereka mengutip hukum Taurat (Ulangan 24:1) untuk membenarkan perceraian, tetapi Yesus kemudian menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:5
Yesus menjelaskan bahwa perintah tentang surat cerai itu diberikan Musa karena kekerasan hati manusia, bukan karena itu rencana Allah sejak semula. Ini menunjukkan bahwa hukum itu adalah konsesi terhadap dosa manusia,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:6
Yesus mengutip Kejadian 1:27 untuk menegaskan bahwa sejak awal penciptaan, Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan. Ini menunjukkan bahwa pernikahan bukan sekadar tradisi manusia, tetapi bagian dari rencana…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:7
Ayat ini mengutip Kejadian 2:24, yang menjelaskan bahwa pernikahan adalah ikatan yang sangat kuat, bahkan lebih kuat daripada ikatan dengan orang tua. Seorang pria dan wanita yang menikah dipersatukan sedemikian rupa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:8
Ayat ini menegaskan bahwa dalam pernikahan, dua orang menjadi satu daging, artinya mereka dipersatukan secara utuh—jasmani, emosi, dan rohani. Ini bukan sekadar gambaran fisik, tetapi sebuah realitas spiritual yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:9
Yesus menegaskan bahwa pernikahan adalah ikatan yang dipersatukan oleh Allah sendiri. Karena itu, manusia tidak berhak memisahkan apa yang telah Allah satukan. Ini adalah peringatan keras terhadap perceraian yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:10
Murid-murid Yesus bertanya lagi tentang perceraian saat mereka berada di dalam rumah. Ini menunjukkan bahwa topik ini penting dan membingungkan bagi mereka, dan mereka ingin memahami lebih dalam ajaran Yesus yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:11
Yesus mengajarkan bahwa seorang pria yang menceraikan istrinya lalu menikahi perempuan lain, ia berbuat zina terhadap istrinya. Ini berarti perceraian tidak membatalkan ikatan pernikahan di mata Allah, dan pernikahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Markus 10:12
Yesus juga menyatakan bahwa jika seorang istri menceraikan suaminya lalu menikah dengan laki-laki lain, dia pun berbuat zina. Ini menunjukkan bahwa dalam pernikahan, baik pria maupun wanita memiliki tanggung jawab yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →