Perempuan yang menceraikan suami pun sama
Markus 10:12
Pernikahan, Anak-Anak, dan Harta
“Dan, jika istri menceraikan suaminya, dan menikahi yang lain, dia berbuat zina.””Markus 10:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan jika si isteri menceraikan suaminya dan kawin dengan laki-laki lain, ia berbuat zinah." Markus 10.13–18 60”Markus 10:12 · TB
Terjemahan Baru
“Begitu juga wanita yang menceraikan suaminya lalu kawin dengan lelaki yang lain, ia pun berzinah."”Markus 10:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Begitu juga, kalau seorang istri menceraikan suaminya dan menikah lagi dengan laki-laki lain, maka di mata Allah dia terus hidup berzina terhadap suaminya yang pertama.””Markus 10:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And if a woman shall put away her husband, and be married to another, she committeth adultery.”Markus 10:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 10:12?
Yesus juga menyatakan bahwa jika seorang istri menceraikan suaminya lalu menikah dengan laki-laki lain, dia pun berbuat zina. Ini menunjukkan bahwa dalam pernikahan, baik pria maupun wanita memiliki tanggung jawab yang sama untuk setia.
Latar belakang
Standar yang sama berlaku untuk perempuan
Di dunia Yahudi tradisional, hanya laki-laki yang bisa menceraikan. Tapi di dunia Romawi-Yunani, perempuan juga bisa. Markus mencatat Yesus menerapkan aturan yang sama untuk keduanya — ini ayat yang unik di Markus, tidak ada di Matius atau Lukas dengan cara yang sama. Yesus berbicara ke konteks hukum Romawi di mana pembaca Markus hidup.
Di mana
Rumah di Perea
Konteks privat setelah debat publik tentang perceraian
Kapan
~30 M
Pengajaran privat tentang pernikahan
Yang berbicara
Yesus
guru yang menerapkan standar yang sama untuk perempuan
Kepada
Murid-murid Yesus
kedua belas murid yang mendapat pengajaran privat
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
γυνὴ ἀπολύσῃ
gyne apolyse · istri menceraikan
Perempuan yang menceraikan — ini kasus yang jarang di hukum Yahudi tapi umum di hukum Romawi. Markus mencatatnya untuk pembaca di konteks Romawi.
τὸν ἄνδρα αὐτῆς
ton andra autes · suaminya
Suaminya — 'andr' merujuk ke laki-laki atau suami. Simbol pergeseran: sekarang perempuan yang jadi subjek aktif.
γαμήσῃ ἄλλον
gamese allon · menikahi yang lain
Menikahi orang lain — standar yang sama persis diterapkan. Tidak ada double standard antara laki-laki dan perempuan di sini.
Ayat ini adalah pernyataan kesetaraan moral — standar pernikahan dan kesetiaan berlaku sama untuk semua pihak, tidak peduli status sosial atau jenis kelamin.
Tahukah kamu
Herodias sebagai contoh nyata
Herodias — istri Herodes Antipas — adalah contoh perempuan yang menceraikan suaminya untuk menikahi saudara iparnya. Yohanes Pembaptis dipenggal karena mengkritik pernikahan itu. Yesus mengajar di wilayah Herodes — pendengarnya pasti memikirkan Herodias saat mendengar ayat ini.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 10:12
Markus 6:17-19
kasus nyata perempuan yang menceraikan suami di konteks Markus
“Herodes menyuruh orang menangkap Yohanes... karena Yohanes mengatakan kepadanya: Tidak halal engkau mengambil istri saudaramu. Dan Herodias menaruh dendam kepada Yohanes...”
Roma 7:3
Paulus menerapkan prinsip yang sama dalam hukum pernikahan
“Jadi selama suaminya hidup ia akan disebut perempuan berzina, jika ia menjadi isteri laki-laki lain.”
1 Korintus 7:13
Paulus memperinci situasi pernikahan beda iman
“Dan kalau seorang perempuan bersuami tidak seiman dan suaminya itu mau hidup bersama dengan dia, janganlah ia menceraikan suaminya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 10:12
✕ Sering dikira
Ayat ini tidak relevan karena perempuan tidak bisa menceraikan di zaman Yesus
✓ Yang sebenarnya
Di Yudea memang umumnya tidak, tapi di wilayah Romawi perempuan bisa. Markus menulis untuk pembaca Romawi di mana ini sangat relevan.
✕ Sering dikira
Yesus di sini sedang mempersulit kehidupan perempuan yang terjebak dalam pernikahan buruk
✓ Yang sebenarnya
Yesus sebenarnya meningkatkan perlindungan untuk perempuan — standar yang sama berarti laki-laki juga tidak bisa semena-mena menceraikan istri mereka.
Renungan
Renungan Singkat Markus 10:12
Kesetiaan dalam pernikahan adalah panggilan bagi kedua belah pihak, tanpa pandang bulu. Mari kita saling menghormati dan mengasihi pasangan kita, dan menjauhi segala hal yang dapat merusak keutuhan rumah tangga.
Bapa, ajar kami untuk saling setia dan mengasihi pasangan kami sebagaimana Kristus mengasihi gereja. Amin.