Yesus balik bertanya soal Musa
Markus 10:3
Pernikahan, Anak-Anak, dan Harta
“Yesus menjawab mereka, “Apa yang Musa perintahkan kepadamu?””Markus 10:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Apa perintah Musa kepada kamu?"”Markus 10:3 · TB
Terjemahan Baru
“Yesus menjawab, "Musa memberi perintah apa kepada kalian?"”Markus 10:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jawab Yesus, “Apa yang diperintahkan Musa tentang hal itu?””Markus 10:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he answered and said unto them, What did Moses command you?”Markus 10:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Markus 10:3?
Yesus menjawab pertanyaan orang Farisi dengan mengarahkan mereka pada hukum Musa: 'Apa yang Musa perintahkan kepadamu?' Ini menunjukkan bahwa Yesus menghargai otoritas Kitab Suci dan mengajak mereka untuk merenungkan kehendak Allah yang sebenarnya, bukan hanya aturan manusia.
Latar belakang
Strategi Yesus: kembalikan ke sumber
Alih-alih langsung menjawab, Yesus balik bertanya — 'Apa yang Musa perintahkan?' Ini bukan karena Yesus tidak tahu jawabannya. Ini teknik rabi: paksa lawan bicara menyatakan posisi mereka sendiri terlebih dahulu. Dengan begitu Yesus bisa merespons dari posisi yang lebih kuat.
Di mana
Perea
Di tengah orang banyak yang mendengarkan debat ini
Kapan
~30 M
Debat soal pernikahan dan cerai
Yang berbicara
Yesus
guru yang menjawab pertanyaan jebakan dengan pertanyaan balik
Kepada
Orang-orang Farisi
pemuka agama yang mencoba menjebak Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐνετείλατο
eneteilato · perintahkan
Memerintahkan dengan otoritas — Yesus mengacu ke Musa sebagai sumber perintah resmi yang diakui kedua pihak.
ἀποκριθεὶς
apokritheis · menjawab
Merespons — tapi juga berarti 'menjawab balik'. Yesus tidak hanya bereaksi, Dia memimpin arah percakapan.
ὑμῖν
hymin · kepadamu
Kepada kamu (jamak) — Yesus berbicara ke grup Farisi secara kolektif, bukan ke satu orang saja.
Yesus tidak menghindar dari debat Taurat — Dia masuk ke dalamnya, lalu menunjukkan bahwa debat itu sendiri sudah melewatkan poin yang lebih besar.
Tahukah kamu
Musa sebagai wasit
Orang Farisi membawa Yesus ke meja debat dengan aturan Musa sebagai wasit. Yesus menerima tantangan itu — tapi lalu menunjukkan bahwa ada otoritas yang lebih tinggi dari Musa: rancangan Allah sejak penciptaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Markus 10:3
Matius 5:17
Yesus tidak menolak Musa, tapi melampaui interpretasi permukaan
“Janganlah kamu menyangka bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi.”
Yohanes 8:5
pola yang sama: lawan Yesus merujuk ke Musa sebagai otoritas
“Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kami untuk melempari perempuan-perempuan semacam itu dengan batu.”
Ulangan 24:1-4
sumber hukum Musa tentang cerai yang sedang diperdebatkan
“Ia harus menuliskan surat cerai baginya... lalu mengusirnya dari rumahnya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Markus 10:3
✕ Sering dikira
Yesus bertanya balik karena tidak tahu apa yang Musa katakan
✓ Yang sebenarnya
Ini strategi debat rabi yang cerdas — paksa lawan menyatakan posisi mereka dulu, supaya Yesus bisa menunjukkan batas dari posisi itu.
✕ Sering dikira
Yesus mengakui otoritas Musa berarti Dia tunduk penuh pada semua aturan Musa
✓ Yang sebenarnya
Yesus mengakui Musa sebagai titik referensi yang valid, tapi lalu menunjukkan bahwa aturan Musa tentang cerai adalah konsesi, bukan ideal awal Allah.
Renungan
Renungan Singkat Markus 10:3
Saat menghadapi pertanyaan sulit, kita bisa belajar dari Yesus untuk kembali pada Firman Tuhan. Jangan cepat memberi jawaban sendiri, tetapi telusuri apa yang Alkitab ajarkan.
Ya Tuhan, bantu aku untuk selalu mencari jawaban dari Firman-Mu, bukan dari pendapatku sendiri. Amin.