Memuji Kemakmuran Orang Jahat

Maleakhi 3:15

Tuhan yang Menyucikan dan Menyembuhkan

Sekarang, kita menyebut orang-orang yang angkuh itu diberkati. Mereka yang melakukan kejahatan itu bermegah, dan mereka juga mencobai Allah itu dapat meluputkan diri.”

Maleakhi 3:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Maleakhi 3:15?

Orang-orang yang angkuh dan berbuat jahat justru tampak bahagia dan luput dari hukuman, sehingga umat mulai iri dan mempertanyakan keadilan Tuhan.

Latar belakang

Polemik: Orang Angkuh Diberkati?

Orang-orang yang kurang ajar ini mengatakan bahwa orang angkuh justru disebut diberkati, dan mereka yang berbuat jahat bermegah. Mereka melihat orang fasik tidak dihukum, bahkan lolos dari pencobaan.

Di mana

Yerusalem

Saat berkumpul, di lapangan atau halaman bait

Kapan

~430 SM

Pasca-pembuangan, sebelum Perjanjian Baru

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluhan tentang sia-sianya ibadah
Tuhan menjamin keadilan pada hari-Nya
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang-orang Israel (keluhan)

Umat yang tergoda oleh keberhasilan orang fasik, mulai meragukan Allah.

S

Kepada

Sesama umat (dan Tuhan)

Orang-orang yang saling membicarakan kekecewaan mereka.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זֵדִים

zedim · angkuh

sombong, congkak; biasanya menandakan pemberontakan terhadap Allah.

אָשַׁר

ashar · diberkati

bahagia, beruntung; sering dipakai untuk menyebut keadaan yang layak dikagumi.

בָּנָה

banah · bermegah

membangun, tetapi di sini bentuk piel berarti 'memperluas' atau 'meningkatkan' diri.

Mereka merayakan ('ashar') kesombongan ('zedim') dan merasa aman dalam kejahatan ('banah'). Ini adalah kebalikan dari yang benar: Allah menilai hati, bukan pencapaian lahiriah.

Tahukah kamu

Sebutan 'Orang Angkuh'

Dalam konteks ini, 'angkuh' bisa merujuk pada orang yang sombong dan menolak koreksi, bukan sekadar percaya diri. Mereka dianggap berhasil di mata dunia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:15

✕  Sering dikira

Mengira orang yang percaya kepada Tuhan tidak akan pernah iri kepada orang fasik

✓  Yang sebenarnya

Iri adalah hal yang manusiawi; ayat ini menunjukkan bahwa bahkan umat Tuhan bisa jatuh ke dalamnya, tetapi Tuhan menanggapi dengan sabar.

✕  Sering dikira

Mengira Allah memang membiarkan orang jahat tanpa konsekuensi

✓  Yang sebenarnya

Ayat 17-18 menjanjikan hari pembalasan; yang jahat akan dibedakan pada waktunya. Ini panggilan untuk bertahan dalam iman.

Renungan

Renungan Singkat Maleakhi 3:15

Jangan iri melihat orang jahat yang tampak berhasil. Ingatlah bahwa Tuhan itu adil dan akan menyelesaikan segala sesuatu pada waktunya. Fokuslah pada jalan yang benar.

Tuhan, jauhkan aku dari rasa iri terhadap orang yang fasik. Ajar aku untuk percaya bahwa Engkau selalu adil. Amin.