Kemah perampok aman

Ayub 12:6

Ayub Menjawab: Hikmat Allah Melampaui Manusia

PerikopAyub Mengakui Kekuasaan dan Hikmat Allah · Ayub 12:1-25 →
“Kemah-kemah para perampok damai adanya, dan mereka yang membangkitkan kemurkaan Allah justru aman, yaitu yang membawa dewa mereka dalam tangannya.”

Ayub 12:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 12:6?

Ayub melihat bahwa justru orang jahat, seperti perampok dan mereka yang memberontak kepada Allah, sering kali hidup damai dan aman. Ini bertentangan dengan pandangan teman-temannya bahwa orang benar selalu diberkati.

Latar belakang

Kemakmuran bukan tanda berkat

Ayub menunjukkan bahwa orang jahat justru sering hidup aman dan makmur. Mereka yang membangkitkan murka Allah tampak tidak menerima hukuman, bahkan memegang dewa mereka, yang menunjukkan kesombongan mereka.

Di mana

Tanah Uz

Di dekat timbunan abu, tempat Ayub duduk

Kapan

~2000 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemalangan Ayub menimpanya
Ayub menerima pemulihan dari Allah
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Ayub

Seorang yang saleh dan kaya raya, sedang menderita

Z

Kepada

Zofar dan para sahabatnya

Tiga orang sahabat yang datang untuk menghibur Ayub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

פָּרִיץ

parits · perampok

Perampok, orang yang melanggar hukum dengan kekerasan.

שָׁלוֹם

shalom · damai

Keadaan sejahtera, aman, utuh.

אֱלוֹהַּ

eloah · dewa

Allah; di sini bisa berarti berhala atau dewa yang mereka sembah.

Ayub mengecam orang yang 'membawa dewa mereka dalam tangannya', yaitu mereka yang mengendalikan 'allah' mereka atau merasa memiliki kekuatan sendiri. Kenyataan bahwa mereka damai menunjukkan bahwa keamanan duniawi bukan ukuran kebenaran.

Tahukah kamu

Perampok yang tenang

Kata 'perampok' (parits) bisa merujuk pada perampok atau orang yang melakukan kekerasan. Ayub memakai contoh ekstrem: bahkan perampok bisa hidup damai, menggagalkan teori bahwa penderitaan selalu akibat dosa.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 12:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 12:6

✕  Sering dikira

Ayub menyetujui perampokan atau kekerasan.

✓  Yang sebenarnya

Ia hanya memakai contoh untuk menunjukkan bahwa kejahatan bisa tidak dihukum di dunia, bukan pembenaran.

✕  Sering dikira

Ayub berkata bahwa Allah itu tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Ia sedang mempertanyakan keadilan yang tampak, tetapi tetap percaya pada kedaulatan Allah.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 12:6

Keadilan tidak selalu terlihat langsung. Jangan iri dengan kesuksesan orang jahat, tetapi percayalah bahwa Tuhan memiliki rencana dan keadilan yang sempurna.

Tuhan, tolong aku tidak iri pada orang yang berbuat jahat tetapi makmur, dan percaya bahwa keadilan-Mu akan datang pada waktunya. Amin.