Keluhan orang yang takut akan TUHAN
Maleakhi 3:13-18
Teguran untuk Melayani Allah
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Firman yang Menegur: Kata-kata Keras Umat
Orang-orang Israel mengeluarkan perkataan yang menyalahkan Allah, merasa sia-sia melayani-Nya. Mereka melihat orang fasik justru makmur, sehingga meragukan kasih dan keadilan Allah.
Di mana
Yerusalem
Di bait suci, saat pembacaan firman
Kapan
~430 SM
Pasca-pembuangan, sebelum Perjanjian Baru
Yang berbicara
Tuhan melalui Maleakhi
Nabi terakhir Perjanjian Lama, menyampaikan firman dengan tegas.
Kepada
Bangsa Israel pasca-pembuangan
Umat yang kecewa dan mempertanyakan keadilan Allah.
Arti tiap ayat
Penjelasan Maleakhi 3:13-18 Ayat per Ayat
Maleakhi 3:13
Tuhan menegur umat Israel karena mereka berbicara kurang ajar terhadap-Nya, tetapi mereka tidak menyadarinya. Ayat ini mengingatkan bahwa perkataan kita mencerminkan sikap hati kita terhadap Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Maleakhi 3:14
Umat Israel merasa sia-sia melayani Tuhan karena mereka tidak melihat berkat yang nyata. Mereka menganggap ketaatan itu tidak berguna dan beribadah hanya sebagai formalitas belaka.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Maleakhi 3:15
Orang-orang yang angkuh dan berbuat jahat justru tampak bahagia dan luput dari hukuman, sehingga umat mulai iri dan mempertanyakan keadilan Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Maleakhi 3:16
Orang-orang yang takut akan Tuhan saling berbicara dan Tuhan mendengarkan serta mencatat perbuatan mereka dalam kitab pengingat. Ini menunjukkan bahwa Tuhan peduli pada setiap perkataan dan tindakan orang yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Maleakhi 3:17
Tuhan akan mengakui orang yang takut kepada-Nya sebagai milik kesayangan-Nya dan mengasihani mereka seperti seorang ayah mengasihani anaknya yang taat. Ini adalah janji perlindungan dan kasih bagi umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Maleakhi 3:18
Pada akhirnya, ketika Tuhan bertindak, orang akan melihat dengan jelas perbedaan antara yang benar dan yang jahat, antara yang melayani Tuhan dan yang tidak. Ini menegaskan bahwa setiap orang akan menerima sesuai…
Arti lengkap, studi kata & renungan →