Melayani Tuhan yang Terasa Sia-sia
Maleakhi 3:14
Tuhan yang Menyucikan dan Menyembuhkan
“Kamu berkata, ‘Sia-sia saja melayani Allah dan apakah untungnya bagi kita untuk memelihara ketetapan-Nya dan berjalan seperti orang yang berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?”Maleakhi 3:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kamu berkata: "Adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?”Maleakhi 3:14 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu berkata, 'Percuma saja berbakti kepada Allah. Apa gunanya melakukan kewajiban kita terhadap TUHAN Yang Mahakuasa, atau menunjukkan kepada-Nya bahwa kita menyesali kesalahan kita?”Maleakhi 3:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Kalian berkata begini: ‘Percuma saja beribadah kepada Allah! Tidak ada gunanya kita melakukan peraturan-Nya. Tidak ada gunanya juga kita bertobat dan menyesali dosa kita,”Maleakhi 3:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Ye have said, It is vain to serve God: and what profit is it that we have kept his ordinance, and that we have walked mournfully before the LORD of hosts?”Maleakhi 3:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 3:14?
Umat Israel merasa sia-sia melayani Tuhan karena mereka tidak melihat berkat yang nyata. Mereka menganggap ketaatan itu tidak berguna dan beribadah hanya sebagai formalitas belaka.
Latar belakang
Keluhan Eksistensial
Umat merasa sia-sia memelihara ketetapan TUHAN dan berjalan seperti orang berkabung di hadapan-Nya. Mereka tidak melihat manfaat dari kesalehan mereka, sementara orang fasik tampak beruntung.
Di mana
Yerusalem
Di tengah kehidupan sehari-hari, di pasar atau rumah
Kapan
~430 SM
Pasca-pembuangan, sebelum Perjanjian Baru
Yang berbicara
Orang-orang Israel (keluhan)
Umat yang merasa ibadahnya tidak dihargai, berkata sinis.
Kepada
Tuhan
Allah yang mendengar keluhan mereka dan menanggapinya melalui nabi.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַר
shamar · memelihara
menjaga, mematuhi, memperhatikan; sikap hati-hati dalam melakukan perintah.
מִשְׁמֶרֶת
mishmeret · ketetapan
tugas, kewajiban, aturan yang harus dijaga.
אָבַל
aval · berkabung
berduka, meratap, berkabung; menunjukkan kesedihan atau penyesalan.
Umat menjaga ritual secara lahiriah ('shamar') tetapi tanpa sukacita, seperti 'berkabung'. Ibadah yang hanya formalitas akan terasa hampa.
Tahukah kamu
Berkabung dalam Ibadah
Frasa 'berjalan seperti orang berkabung' bisa merujuk pada praktik puasa dengan kain kabung dan abu. Umat menuduh ibadah mereka seperti ritual duka yang tidak bermakna.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:14
✕ Sering dikira
Mengira semua orang boleh berkata demikian karena mereka benar-benar disia-siakan
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menegur sikap ini; ini bukan kebenaran obyektif, melainkan kegagalan melihat rencana-Nya.
✕ Sering dikira
Mengira ibadah tidak perlu membawa 'berkabung' sama sekali
✓ Yang sebenarnya
Ada tempat untuk penyesalan, tetapi bukan berpusat pada keuntungan pribadi; yang benar adalah hormat dan taat dengan hati tulus.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 3:14
Saat Anda merasa pelayanan Anda tidak dihargai, ingatlah bahwa Tuhan melihat hati Anda. Jangan berhenti berbuat baik hanya karena belum melihat hasilnya.
Ya Tuhan, tolong aku untuk tetap setia melayani-Mu bukan karena mencari untung, tetapi karena aku mengasihi-Mu. Amin.