Orang yang Takut Akan TUHAN Berbicara
Maleakhi 3:16
Kembali kepada TUHAN dan Berkat-Nya
““Kemudian orang-orang yang takut akan TUHAN berbicara satu sama lain, “TUHAN memperhatikan dan mendengarnya, dan sebuah kitab pengingat telah ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan yang menghormati nama-Nya!””Maleakhi 3:16 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Beginilah berbicara satu sama lain orang-orang yang takut akan TUHAN: "TUHAN memperhatikan dan mendengarnya; sebuah kitab peringatan ditulis di hadapan-Nya bagi orang-orang yang takut akan TUHAN dan bagi orang-orang yang menghormati nama-Nya."”Maleakhi 3:16 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu orang-orang yang takut kepada TUHAN berbicara satu sama lain. TUHAN mendengar dan memperhatikan apa yang mereka katakan. Orang-orang yang menghormati Dia dan takut kepada-Nya, ditulis namanya dalam sebuah buku catatan yang ada di hadapan-Nya.”Maleakhi 3:16 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Akan tetapi, ada sekelompok orang lain yang takut dan hormat kepada TUHAN. Mereka membicarakan hal-hal yang benar tentang Dia. TUHAN memperhatikan dan senang mendengar yang mereka katakan. Lalu di hadapan-Nya sebuah kitab ditulis untuk mengingat mereka yang menghormati dan menghargai-Nya.”Maleakhi 3:16 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then they that feared the LORD spake often one to another: and the LORD hearkened, and heard it, and a book of remembrance was written before him for them that feared the LORD, and that thought upon his name.”Maleakhi 3:16 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 3:16?
Orang-orang yang takut akan Tuhan saling berbicara dan Tuhan mendengarkan serta mencatat perbuatan mereka dalam kitab pengingat. Ini menunjukkan bahwa Tuhan peduli pada setiap perkataan dan tindakan orang yang menghormati-Nya.
Latar belakang
Orang Benar Menguatkan Satu Sama Lain
Di tengah keluhan dan sikap skeptis orang-orang yang jahat terhadap TUHAN, sekelompok kecil orang yang benar-benar takut akan TUHAN justru saling berbicara untuk saling menguatkan. Mereka merespons keluhan itu dengan iman yang teguh.
Di mana
Yerusalem
Di sekitar Bait Suci, mungkin di pelataran
Kapan
~430 SM
Periode pasca-pembangunan Bait Suci
Yang berbicara
Nabi Maleakhi
Nabi yang menyampaikan pesan TUHAN
Kepada
Orang yang takut akan TUHAN
Kelompok kecil yang tetap setia di tengah kemurtadan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דברים
dibber · berbicara
berkata, bercakap, atau berkomunikasi
ירא
yare · takut
takut, hormat, atau kagum kepada Allah
ספר זכרון
sefer zikaron · kitab pengingat
buku catatan atau dokumen untuk mengenang
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa mereka yang sungguh menghormati Allah ditandai dengan komunikasi yang saling menguatkan, dan Allah sendiri mencatat setiap perkataan dan tindakan mereka dalam kitab pengingat-Nya.
Tahukah kamu
Kitab Pengingat
Di zaman kuno, raja-raja sering memiliki kitab catatan untuk mengingat perbuatan baik para pejabat atau warga yang setia. Ini mirip dengan kitab pengingat yang ditulis di hadapan TUHAN untuk orang-orang yang takut akan Dia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 3:16
Mazmur 56:8
Catatan Allah
“Engkau menghitung-hitung kegelisahanku; kumpulkanlah air mataku ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya ada dalam catatan-Mu?”
Wahyu 20:12
Kitab kehidupan
“Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di hadapan takhta itu. Lalu dibuka kitab-kitab. Dan dibuka juga satu kitab lain, yaitu kitab kehidupan.”
1 Petrus 3:12
Tuhan memperhatikan
“Sebab mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar, dan telinga-Nya kepada permohonan mereka, tetapi wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 3:16
✕ Sering dikira
Banyak yang mengira bahwa orang-orang yang takut akan TUHAN itu adalah orang-orang tertentu yang suka bergosip tentang orang jahat.
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru membicarakan kebaikan TUHAN dan mungkin saling mengingatkan akan janji-janji-Nya.
✕ Sering dikira
Ada yang berpikir bahwa kitab pengingat ini adalah daftar nama untuk menentukan masuk surga, sehingga mereka harus melakukan banyak perbuatan baik agar namanya tertulis.
✓ Yang sebenarnya
Kitab itu adalah tanda bahwa TUHAN tahu dan menghargai orang-orang yang setia, bukan sebagai syarat keselamatan.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 3:16
Luangkan waktu untuk bersekutu dengan orang percaya lain, berbagi iman dan doa. Percayalah bahwa Tuhan mendengar setiap percakapan rohani Anda dan menghargainya.
Tuhan, terima kasih karena Engkau mendengar setiap perkataanku. Jadikan percakapanku dengan sesama menjadi kesaksian yang menyenangkan hati-Mu. Amin.