Iri pada Orang Fasik

Mazmur 73:3

Ketika Orang Baik Bertanya: Mengapa?

PerikopJilid 3<br/>(Mazmur 73-89)<br/>Pergumulan dan Pengharapan · Mazmur 73:1-28 →
“Sebab, aku iri terhadap orang sombong, ketika aku melihat kemakmuran orang fasik.”

Mazmur 73:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 73:3?

Pemazmur mengakui bahwa ia iri kepada orang sombong dan fasik yang makmur. Ia melihat mereka hidup senang dan tidak menderita, sehingga timbul pertanyaan dalam hatinya: mengapa orang jahat berhasil? Ayat ini menggambarkan pergumulan umum ketika keadilan Allah tampak tidak nyata. Ini juga menunjukkan bahwa kecemburuan bisa menjadi langkah awal untuk meragukan Allah.

Latar belakang

Racun Iri Hati

Asaf mengungkapkan akar masalahnya: ia iri terhadap orang-orang sombong yang tampak makmur dan sukses. Kemakmuran mereka menjadi batu sandungan baginya, karena bertentangan dengan keyakinannya bahwa Allah memberkati orang benar.

Di mana

Yerusalem

Di Bait Allah · saat ibadah

Kapan

~950 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud memimpin Israel
Bait Allah dibangun
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Asaf

Pemimpin paduan suara Bait Allah, ~950 SM

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang berjuang dengan iman

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קָנָא

qana' · iri

Iri hati, cemburu; bisa berarti keinginan kuat yang tidak terkendali

הוֹלֵל

holel · sombong

Bodoh, angkuh; orang yang mengandalkan diri sendiri dan meremehkan Allah

שָׁלוֹם

shalom · kemakmuran

Damai sejahtera, kesejahteraan; sering berarti keberhasilan materi dan ketenangan

Iri hati (qana) muncul ketika melihat 'shalom' orang sombong, padahal shalom sejati berasal dari Allah. Ketiga kata ini menunjukkan bahwa yang tampak dari luar bisa menipu: kemakmuran orang fasik bukan tanda berkat Allah.

Tahukah kamu

Siapa 'Orang Fasik'?

Dalam konteks ini, 'orang fasik' (resha'im) merujuk pada mereka yang hidup tanpa mempedulikan Allah, bukan sekadar orang non-religius atau yang berbeda agama.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 73:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 73:3

✕  Sering dikira

Mengira 'iri' hanya perasaan kecil yang tidak berbahaya.

✓  Yang sebenarnya

Iri hati adalah racun yang bisa menghancurkan iman; Asaf menyadari bahayanya.

✕  Sering dikira

Menganggap kemakmuran orang fasik membuktikan bahwa Allah tidak adil atau tidak peduli.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini justru mengajak kita melihat akhir hidup mereka; kesimpulannya ada di ayat 17-20.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 73:3

Rasa iri sering muncul ketika kita fokus pada keberhasilan orang lain. Hari ini, cobalah untuk mengalihkan pandangan dari orang lain kepada Allah. Ingatlah bahwa kita tidak tahu seluruh rencana Allah; tugas kita adalah setia dalam bagian kita.

Bapa, ampunilah keirianku dan ajari aku untuk bersukacita atas berkat orang lain, sambil mempercayai bahwa Engkau tahu yang terbaik untukku. Amin.