Saksi pernikahan
Maleakhi 2:14
Teguran untuk imam dan umat
““Namun, kamu bertanya, “Mengapa?” Sebab, TUHAN telah menjadi saksi antara kamu dan istri masa mudamu, yang kepadanya kamu telah berkhianat kepadanya, padahal dialah pasanganmu dan istri perjanjianmu.””Maleakhi 2:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.”Maleakhi 2:14 · TB
Terjemahan Baru
“Kamu bertanya mengapa Ia tidak mau menerimanya. Oleh karena TUHAN tahu kamu tidak setia kepada wanita yang kamu nikahi di masa mudamu. Wanita itu kawan hidupmu, tetapi kamu telah mengkhianati dia, walaupun di depan Allah kamu telah berjanji untuk tetap setia kepada-Nya.”Maleakhi 2:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu kamu bertanya, “Mengapa TUHAN tidak menerima persembahanku?” Jawabannya, karena TUHAN melihat bahwa kamu tidak setia! Kamu telah mengingkari perjanjian yang kamu ikat dengan istri pertamamu, istri yang sah sejak masa mudamu. Kamu menjadi suami yang tidak setia, padahal istrimu itu tetap setia kepadamu.”Maleakhi 2:14 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Yet ye say, Wherefore? Because the LORD hath been witness between thee and the wife of thy youth, against whom thou hast dealt treacherously: yet is she thy companion, and the wife of thy covenant.”Maleakhi 2:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 2:14?
Tuhan menjadi saksi atas perjanjian pernikahan antara suami dan istri. Istri yang dinikahi di masa muda adalah pasangan yang sah di hadapan Allah, dan ketika suami berlaku tidak setia atau menceraikannya, ia berkhianat kepada Allah yang menjadi saksi perjanjian itu.
Latar belakang
Tuhan menjadi saksi dalam pernikahan
Ketika umat bertanya mengapa persembahan mereka ditolak, Maleakhi menjawab karena mereka berkhianat pada istri masa muda mereka. Pernikahan adalah perjanjian yang disaksikan Tuhan, dan ketidaksetiaan merusak hubungan dengan Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran bait suci, saat pengajaran
Kapan
~430 SM
Periode pasca-pembuangan
Yang berbicara
Maleakhi
Nabi terakhir Perjanjian Lama, ~500 SM
Kepada
Umat Yehuda
Orang Israel pasca-pembuangan, khususnya para suami yang berlaku curang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עֵד
ed · saksi
saksi, orang yang menjadi bukti
בָּגַד
bagad · berkhianat
bertindak curang, tidak setia
בְּרִית
berit · perjanjian
perjanjian, ikatan
Kata 'berkhianat' dalam konteks ini menunjukkan pelanggaran perjanjian yang serius. Kesaksian Tuhan berarti pernikahan bukan hanya urusan pribadi, melainkan urusan ilahi.
Tahukah kamu
Perjanjian pernikahan di Israel kuno
Dalam tradisi Yahudi, pernikahan dianggap sebagai perjanjian yang sakral, dan perceraian sangat disayangkan. Konsep 'istri masa muda' merujuk pada istri yang dinikahi saat muda, bukan sekadar istri pertama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 2:14
Amsal 2:17
Meninggalkan istri
“yang meninggalkan teman masa mudanya dan melupakan perjanjian Allahnya.”
Kejadian 2:24
Ikatan pernikahan
“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya.”
Yesaya 54:5
Tuhan sebagai suami
“Sebab yang menjadi suamimu ialah yang menjadikan engkau, Tuhan semesta alam nama-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 2:14
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang perceraian, bukan hal lain.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga tentang kesetiaan dalam perjanjian secara umum.
✕ Sering dikira
Tuhan hanya menjadi saksi pasif, tidak terlibat dalam pernikahan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan terlibat aktif dan melihat setiap pengkhianatan.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 2:14
Pernikahan bukan sekadar kontrak manusia, tetapi perjanjian di hadapan Allah. Setiap bentuk pengkhianatan, baik secara fisik maupun emosional, adalah dosa terhadap pasangan dan Tuhan. Komitmen pernikahan harus dijaga dengan kesetiaan dan kasih.
Tuhan, tolong aku untuk menghormati perjanjian pernikahanku, setia kepada pasangan seperti Engkau setia kepada umat-Mu, Amin.