Air mata di mezbah
Maleakhi 2:13
Teguran untuk imam dan umat
“Inilah hal-hal yang telah kamu lakukan lagi: kamu menudungi mazbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan, dan dengan keluhan karena Dia tidak lagi mengindahkan persembahanmu atau menerimanya dengan kesukaan dari tanganmu.””Maleakhi 2:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. Maleakhi 2.14–17 7”Maleakhi 2:13 · TB
Terjemahan Baru
“Dan ini perbuatanmu yang lain. Mezbah TUHAN kamu genangi dengan air mata; kamu menangis dan meratap karena TUHAN tidak berkenan lagi menerima kurban-kurbanmu.”Maleakhi 2:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Selain itu, kamu datang ke mezbah TUHAN sambil menangis tersedu-sedu dan bercucuran air mata dan mengeluh, karena Dia tidak lagi berkenan menerima persembahanmu.”Maleakhi 2:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And this have ye done again, covering the altar of the LORD with tears, with weeping, and with crying out, insomuch that he regardeth not the offering any more, or receiveth it with good will at your hand.”Maleakhi 2:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 2:13?
Ayat ini menggambarkan umat yang menangis dan meratap di mezbah karena Tuhan tidak menerima persembahan mereka, padahal air mata itu bukan pertobatan sejati. Tuhan menolak persembahan yang dipersembahkan dengan hati yang tidak setia, terutama karena mereka berlaku tidak setia dalam pernikahan dan iman.
Latar belakang
Umat menutupi mezbah dengan air mata
Umat membawa persembahan sambil menangis, tetapi Tuhan tidak menerimanya. Mereka heran mengapa, padahal mereka sudah beribadah. Maleakhi menegur mereka karena kemunafikan, terutama dalam hal pernikahan.
Di mana
Yerusalem
Di dekat bait suci, saat ibadah
Kapan
~430 SM
Periode pasca-pembuangan
Yang berbicara
Maleakhi
Nabi terakhir Perjanjian Lama, ~500 SM
Kepada
Umat Yehuda
Orang Israel pasca-pembuangan, khususnya yang mempersembahkan korban
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כָּסָה
kasah · menudungi
menutupi, menyelimuti
דִּמְעָה
dim'ah · air mata
tangisan, cucuran mata
פָּנָה
panah · mengindahkan
memandang, memperhatikan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa ibadah lahiriah tanpa hati yang benar tidak akan diperhatikan Tuhan. Menutupi mezbah dengan air mata tidak menggantikan ketaatan yang sejati.
Tahukah kamu
Air mata sebagai bahasa ibadah
Dalam budaya Timur Dekat kuno, menangis di tempat ibadah bisa menjadi ekspresi penyesalan yang tulus. Namun, di sini air mata justru menjadi simbol kepura-puraan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 2:13
Yesaya 1:15
Ibadah tanpa pertobatan
“Ketika kamu mengulurkan tanganmu, Aku menutup mata-Ku; sekalipun kamu banyak berdoa, Aku tidak mendengarkan.”
Mazmur 51:17
Penyesalan yang sejati
“Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur.”
1 Samuel 15:22
Ketaatan lebih utama
“Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik daripada korban sembelihan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 2:13
✕ Sering dikira
Menangis di gereja selalu membuat ibadah diterima Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan melihat hati, bukan sekadar emosi luapan.
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti Tuhan tidak peduli pada penderitaan umat.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan peduli, tetapi Ia menolak kemunafikan.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 2:13
Tuhan lebih melihat hati daripada ritual keagamaan. Ketika kita beribadah tetapi hidup kita tidak selaras dengan kehendak-Nya, ibadah kita menjadi sia-sia. Mari kita periksa apakah ada area hidup yang perlu dibereskan sebelum datang beribadah.
Ya Tuhan, ampunilah aku jika selama ini beribadah dengan hati yang tidak benar; tolong aku untuk hidup setia kepada-Mu dalam segala hal, Amin.