Satu Bapa, Satu Pencipta
Maleakhi 2:10
Peringatan bagi Para Imam dan Umat
““Bukankah kita semua memiliki satu ayah? Bukankah hanya satu Allah yang menciptakan kita? Mengapa kita masing-masing berkhianat terhadap saudaranya dengan mencemari perjanjian nenek moyang kita?”Maleakhi 2:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bukankah kita sekalian mempunyai satu bapa? Bukankah satu Allah menciptakan kita? Lalu mengapa kita berkhianat satu sama lain dan dengan demikian menajiskan perjanjian nenek moyang kita?”Maleakhi 2:10 · TB
Terjemahan Baru
“Bukankah kita semua mempunyai Bapak yang sama? Bukankah kita semua diciptakan Allah yang sama? Kalau begitu, mengapa kita saling mengingkari janji dan dengan demikian mengingkari perjanjian yang dibuat Allah dengan leluhur kita?”Maleakhi 2:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Hai laki-laki Israel, kita semua berasal dari satu Pencipta, yaitu Allah. Jadi, kita ini ibarat saudara-saudara sekandung dari satu ayah. Dan Allah kita itu telah mengikat perjanjian dengan nenek moyang kita. Tetapi kita sudah melanggar perjanjian-Nya dengan berlaku tidak setia kepada sesama saudara.”Maleakhi 2:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Have we not all one father? hath not one God created us? why do we deal treacherously every man against his brother, by profaning the covenant of our fathers?”Maleakhi 2:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 2:10?
Ayat ini mengajukan pertanyaan retoris: Bukankah kita semua punya satu Bapa (Allah) yang menciptakan kita? Namun, umat Israel telah saling mengkhianati dengan melanggar perjanjian Allah, misalnya dengan menikahi perempuan asing. Ini menunjukkan inkonsistensi dan dosa mereka.
Latar belakang
Pertanyaan Retoris tentang Kesetiaan
Maleakhi mengajukan pertanyaan retoris yang menyentak: jika semua orang memiliki satu Bapa dan satu Pencipta, mengapa mereka saling mengkhianati? Pertanyaan ini mengarah pada dosa pernikahan campur dengan penyembah berhala dan perceraian yang mencemari perjanjian nenek moyang.
Di mana
Yerusalem
Di pelataran Bait Suci, saat ibadah
Kapan
~450 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Maleakhi
Nabi yang tidak banyak dikenal, mungkin sezaman Nehemia (~450 SM)
Kepada
Umat Yehuda
Orang-orang yang kembali dari pembuangan dan hidup di Yerusalem
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָב
av · bapa
ayah, nenek moyang
אֶחָד
echad · satu
satu, tunggal, kesatuan
בָּרָא
bara · menciptakan
menciptakan, membentuk dari yang tidak ada
Kata-kata ini menekankan kesatuan asal-usul manusia: satu Bapa, satu ciptaan, yang seharusnya menghasilkan kesetiaan, bukan pengkhianatan.
Tahukah kamu
Satu Allah, Satu Bapa
Ungkapan 'satu ayah' di sini merujuk pada Abraham atau Allah sendiri, menunjukkan bahwa seluruh umat adalah satu keluarga, tetapi mereka bertindak seperti musuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 2:10
Kejadian 2:24
kesatuan
“Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya.”
1 Korintus 8:6
satu Bapa
“Bagi kita hanya ada satu Allah, yaitu Bapa, dari Dia berasal segala sesuatu.”
Maleakhi 2:14
pengkhianatan
“TUHAN telah menjadi saksi antara kamu dan istri masa mudamu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 2:10
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang hubungan antar manusia biasa.
✓ Yang sebenarnya
Ini juga menyangkut hubungan dengan Allah, karena pengkhianatan terhadap sesama adalah pelanggaran perjanjian dengan Allah.
✕ Sering dikira
'Satu bapa' pasti merujuk pada Abraham secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Dapat merujuk pada Allah sebagai Bapa, seperti yang ditekankan dalam konteks penciptaan.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 2:10
Kita semua adalah saudara dalam satu iman, karena satu Allah yang menciptakan kita. Sudah seharusnya kita saling setia dan mengasihi, bukan saling menyakiti atau mengecewakan. Mari jaga kesatuan dan lakukan yang terbaik untuk sesama.
Bapa, ajar aku untuk setia kepada-Mu dan kepada saudara-saudariku, serta mampu memelihara kasih dan kesatuan di antara kami. Amin.