Penjahat kedua menegur yang pertama

Lukas 23:40

Hari Penyaliban

Akan tetapi, penjahat yang lainnya menegurnya dan berkata, “Tidakkah kamu takut kepada Allah karena kamu juga menerima hukuman yang sama?

Lukas 23:40 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Lukas 23:40?

Penjahat yang lain menegur temannya dengan berkata bahwa mereka pantas dihukum karena perbuatan mereka, tetapi Yesus tidak bersalah. Ini menunjukkan pengakuan akan dosa dan keadilan, serta pembelaan terhadap Yesus.

Latar belakang

Ketakutan yang tepat di tempat yang tepat

Penjahat kedua mulai dengan pertanyaan yang paling mendasar: 'Tidakkah kamu takut kepada Allah?' Ia sadar bahwa di ambang kematian, takut kepada Allah adalah respons yang tepat. Ini bukan takut kepada hukuman saja, ini pengakuan akan realitas yang lebih besar dari penderitaan mereka.

Di mana

Golgota, Yerusalem

Di atas salib, percakapan antar orang yang sekarat

Kapan

~30 M

Hari penyaliban Yesus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penjahat pertama menghina Yesus
Penjahat kedua mengakui kesalahan sendiri
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penjahat kedua

kriminal yang bertobat di jam-jam terakhir hidupnya

P

Kepada

Penjahat pertama dan Yesus

dua yang mendengar teguran ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

ἐπιτιμῶν

epitimōn · rebuked

Menegur dengan otoritas, menghardik — kata yang kuat yang biasanya digunakan Yesus untuk mengusir setan atau menghardik angin.

φοβοῦ τὸν θεόν

phobou ton theon · fear God

Takutlah kepada Allah — imperatif yang menuntut tindakan segera. Takut kepada Allah adalah hikmat awal (Amsal 1:7).

τὴν αὐτὴν κρίσιν

tēn autēn krisin · same condemnation

Hukuman yang sama — ia mengakui bahwa ia dan Yesus menerima vonis yang sama dari pengadilan Romawi, tapi konteksnya sangat berbeda.

Teguran penjahat kedua ini sangat teologis: ia tahu ia sekarat, ia sadar ada Allah yang lebih tinggi, dan ia menegur temannya untuk menghadapi kenyataan itu. Ini pertobatan yang paling dasar — takut kepada Yang benar-benar nyata.

Tahukah kamu

Menegur sesama dalam kondisi sekarat pun

Dibutuhkan keberanian untuk menegur seseorang dalam kondisi normal. Tapi penjahat kedua ini menegur temannya sambil mereka berdua sedang sekarat di atas salib. Rasa kebenaran yang menyadari kematian dekat kadang membuat orang lebih berani bicara.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:40

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Lukas 23:40

✕  Sering dikira

Penjahat kedua ini adalah orang benar yang tidak layak dihukum mati

✓  Yang sebenarnya

Ayat berikutnya ia sendiri mengakui hukumannya setimpal dengan perbuatannya — ia memang kriminal yang layak dihukum.

✕  Sering dikira

Ia menegur karena ia simpati kepada Yesus secara personal

✓  Yang sebenarnya

Tegurannya dimulai dengan argumen teologis: takut kepada Allah. Baru kemudian ia mengarahkan perhatian kepada Yesus.

Renungan

Renungan Singkat Lukas 23:40

Mengakui kesalahan dan melihat ketidakbersalahan Yesus adalah langkah awal untuk menerima pengampunan. Saat kita jujur tentang dosa kita, kita bisa datang kepada Yesus dengan rendah hati.

Ya Tuhan, ajar aku untuk jujur mengakui dosaku dan melihat kuasa pengampunanMu. Amin.