Penjahat pertama: hina sampai akhir
Lukas 23:39
Hari Penyaliban
“Salah satu dari penjahat yang tergantung di sana menghina Yesus, katanya, “Bukankah Engkau Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!””Lukas 23:39 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"”Lukas 23:39 · TB
Terjemahan Baru
“Salah seorang penjahat yang disalibkan di situ menghina Yesus. Ia berkata, "Engkau Raja Penyelamat, bukan? Nah, selamatkanlah diri-Mu dan kami!"”Lukas 23:39 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Salah satu penjahat yang disalibkan bersama Yesus juga mulai menghina Dia dengan berkata, “Hei! Kamu ini Kristus, bukan?! Selamatkanlah dirimu dan kami juga!””Lukas 23:39 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And one of the malefactors which were hanged railed on him, saying, If thou be Christ, save thyself and us.”Lukas 23:39 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 23:39?
Salah satu penjahat yang disalibkan di samping Yesus ikut menghina Dia dengan menantang Yesus menyelamatkan diri dan mereka jika benar Dia Kristus. Ini menunjukkan sikap tidak percaya dan putus asa, bahkan di ambang kematian.
Latar belakang
Menghina dari atas salib
Mengejek seseorang ketika kamu sendiri sedang sekarat membutuhkan keberanian yang menyedihkan. Penjahat pertama ini mengulang kata-kata yang sama dengan para pemimpin dan tentara: 'selamatkanlah diri-Mu'. Rasa sakit tidak secara otomatis mengubah hati — orang bisa sekarat dan tetap penuh kebencian.
Di mana
Golgota, Yerusalem
Di atas salib, dua penjahat berbicara dari sebelah kanan dan kiri Yesus
Kapan
~30 M
Hari penyaliban Yesus
Yang berbicara
Penjahat pertama
satu dari dua kriminal yang disalibkan di sebelah Yesus
Kepada
Yesus di atas salib
menanggung hinaan dari orang yang menderita bersama-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐβλασφήμει
eblasphēmei · blasphemed
Menghina, memfitnah, menghujat — kata yang kuat dan digunakan untuk menghina yang kudus.
οὐχὶ σύ
ouchi sy · Are you not
Bukankah Engkau — pertanyaan yang mengandung keraguan dan ejekan sekaligus.
σῶσον σεαυτὸν καὶ ἡμᾶς
sōson seauton kai hēmas · save yourself and us
Selamatkanlah diri-Mu dan kami — pertama fokus pada diri sendiri lalu tambahkan 'dan kami' — motivasinya jelas egoistis.
Eblasphēmei — kata yang biasanya digunakan untuk menghujat Allah. Dalam posisi yang sama-sama sekarat, penjahat ini memilih menghujat alih-alih memohon. Hati tidak berubah hanya karena situasinya berubah.
Tahukah kamu
Markus dan Matius mencatat keduanya menghina
Markus 15:32 dan Matius 27:44 mencatat kedua penjahat menghina Yesus. Lukas hanya mencatat satu yang menghina dan satu yang memohon. Ada kemungkinan keduanya awalnya menghina tapi salah satunya berubah — dan Lukas fokus mencatat momen perubahan itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 23:39
Markus 15:32
Markus mencatat keduanya mencela, Lukas fokus pada perbedaan di antara keduanya
“Kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia juga mencela Dia.”
Roma 2:4
penderitaan tidak otomatis menghasilkan pertobatan
“Ataukah kamu menganggap enteng kekayaan kemurahan-Nya... tidak tahukah kamu bahwa kemurahan Allah menuntun engkau kepada pertobatan?”
Wahyu 16:11
pola menghina bahkan dalam penderitaan besar
“Dan mereka menghujat Allah yang di surga karena kesakitan dan karena bisul mereka, dan mereka tidak bertobat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 23:39
✕ Sering dikira
Penjahat pertama meminta keselamatan dengan cara yang kasar
✓ Yang sebenarnya
Permintaannya bukan pertobatan — ia menghina sambil meminta keselamatan fisik dari penyaliban, bukan keselamatan jiwa.
✕ Sering dikira
Kedua penjahat sejak awal berbeda sikapnya
✓ Yang sebenarnya
Markus dan Matius mencatat keduanya mula-mula mencela. Lukas mungkin fokus pada momen pertobatan penjahat kedua setelah awalnya ikut mencela.
Renungan
Renungan Singkat Lukas 23:39
Hati yang keras bisa membuat kita buta akan keselamatan yang Yesus tawarkan, bahkan saat kita sangat membutuhkan-Nya. Mari kita jaga hati agar tetap lembut dan mau menerima kasih karunia Tuhan.
Tuhan, ampuni aku jika aku pernah meragukan keselamatanMu. Buat hatiku selalu terbuka untuk menerima pertolonganMu. Amin.