Yesus menarik pelajaran dari hakim
Lukas 18:6
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Lalu, Tuhan berkata, “Dengarlah apa yang dikatakan hakim yang tidak adil itu.”Lukas 18:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!”Lukas 18:6 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Tuhan berkata, "Perhatikanlah apa yang dikatakan oleh hakim yang tidak adil itu!”Lukas 18:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Tuhan Yesus mengajarkan, “Perhatikanlah kata hakim yang tidak adil itu!”Lukas 18:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the Lord said, Hear what the unjust judge saith.”Lukas 18:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:6?
Yesus meminta pendengar untuk memperhatikan perkataan hakim yang tidak adil itu, yang menunjukkan bahwa jika orang jahat saja bisa memberi keadilan, terlebih lagi Allah akan memberi keadilan bagi umat-Nya.
Latar belakang
Dari hakim buruk ke Allah yang baik
Yesus menyebut hakim itu 'tidak adil' secara eksplisit — ini penting. Ia tidak menyamakan Allah dengan hakim itu. Sebaliknya, Ia menggunakan argumen dari yang kecil ke yang besar: jika yang tidak adil saja akhirnya memberi, apalagi Allah yang maha adil.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem
Wilayah Perea atau Yudea
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Menjelaskan makna perumpamaan dengan kontras yang kuat
Kepada
Para murid
Murid-murid yang mendengarkan perumpamaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀκούσατε
dengarlah · hear
Perintah untuk benar-benar menyimak dan memahami, bukan sekedar mendengar
ἀδικίας
tidak adil · unrighteous
Tanpa kebenaran atau keadilan — karakter moral yang rusak
κριτής
hakim · judge
Pemberi keputusan hukum dengan otoritas resmi
Dengan menyebut hakim itu 'ἀδικίας' (tidak adil), Yesus membangun kontras tajam: hakim yang secara moral bangkrut pun akhirnya bertindak. Allah yang kudus dan adil tentu jauh lebih pasti akan menjawab.
Tahukah kamu
Argumen 'kal va-chomer' khas Rabi
Teknik argumen 'dari yang ringan ke yang berat' (kal va-chomer dalam bahasa Ibrani) adalah metode logika yang umum dalam pengajaran rabi Yahudi. Yesus menggunakannya di sini: jika yang buruk berbuat baik, betapa lebih lagi yang baik.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:6
Mazmur 103:6
Allah sebagai hakim yang benar-benar adil
“Tuhan melakukan kebenaran dan hukum bagi semua orang yang diperlakukan sewenang-wenang”
Roma 8:31
Allah lebih dari cukup untuk membela umat-Nya
“Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?”
Yesaya 30:18
Allah yang menunggu saat yang tepat untuk menolong
“Sebab itu Tuhan menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu... berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:6
✕ Sering dikira
Allah seperti hakim yang tidak adil dalam cerita ini
✓ Yang sebenarnya
Yesus secara eksplisit menyebut hakim itu 'tidak adil' untuk menunjukkan kontras — Allah justru kebalikan dari hakim itu
✕ Sering dikira
Yesus sedang menceritakan cerita lucu tentang hakim korup
✓ Yang sebenarnya
Ini perumpamaan serius tentang doa dan kepercayaan kepada Allah yang adil, bukan anekdot hiburan
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:6
Yesus mengajak kita untuk belajar dari perumpamaan ini: jangan ragu bahwa Allah akan berlaku adil. Kita bisa membawa setiap pergumulan kita kepada-Nya dan percaya bahwa Dia akan bertindak pada waktu yang tepat.
Tuhan, aku percaya bahwa Engkau akan memberi keadilan pada waktu-Mu. Tolong aku untuk tetap setia dan tidak putus asa. Amin.