Allah yang bela umat-Nya siang dan malam
Lukas 18:7
Doa, Kerendahan Hati, dan Jalan ke Yerusalem
“Tidakkah Allah akan memberi keadilan kepada orang-orang pilihan-Nya yang berseru kepada-Nya siang dan malam? Apakah Ia akan menunda-nunda sampai lama untuk menolong mereka?”Lukas 18:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?”Lukas 18:7 · TB
Terjemahan Baru
“Nah, apakah Allah tidak akan membela perkara umat-Nya sendiri yang berseru kepada-Nya siang dan malam? Apakah Ia akan mengulur-ulur waktu untuk menolong mereka?”Lukas 18:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalau hakim yang jahat pun mau menolong perkara janda tadi hanya karena dia terus meminta, pastilah Allah akan menolong umat pilihan-Nya sendiri apabila kita terus memohon kepada-Nya siang dan malam. Dia akan menjawab doa kita tanpa menunda-nunda!”Lukas 18:7 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And shall not God avenge his own elect, which cry day and night unto him, though he bear long with them?”Lukas 18:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Lukas 18:7?
Ayat ini mengajarkan bahwa Allah pasti akan memberikan keadilan kepada umat-Nya yang berdoa kepada-Nya dengan tekun. Ia bukan hakim yang tidak adil, tetapi Bapa yang peduli dan akan menjawab, meskipun mungkin terasa lambat. Pertanyaan retoris ini menegaskan bahwa Allah tidak akan menunda-nunda, melainkan bertindak tepat pada waktunya.
Latar belakang
Allah pasti membela orang-orang yang dipilih-Nya
Yesus beralih dari hakim ke Allah dengan pertanyaan retoris. 'Orang-orang pilihan-Nya' adalah komunitas yang dipanggil Allah, yang berseru kepada-Nya di tengah penderitaan. Ini bukan soal jumlah doa, melainkan soal kepercayaan pada karakter Allah yang adil.
Di mana
Perjalanan menuju Yerusalem
Wilayah Perea atau Yudea
Kapan
~30 M
Perjalanan terakhir ke Yerusalem
Yang berbicara
Yesus
Menarik kesimpulan perumpamaan dengan pertanyaan retoris
Kepada
Para murid
Murid-murid yang mendengarkan ajaran Yesus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐκλεκτῶν
orang-orang pilihan · chosen ones
Orang-orang yang dipilih dan dipanggil Allah — identitas komunitas iman
βοώντων
berseru · cry out
Berseru keras dalam kesulitan — bukan doa tenang, tapi seruan dari tekanan
μακροθυμεῖ
menunda-nunda · delay
Bersabar lama, menahan diri — bisa positif (Allah sabar) atau mempertanyakan penundaan
Yesus menggunakan kata ἐκλεκτῶν (orang pilihan) untuk mengingatkan murid-murid bahwa mereka bukan orang biasa yang berdoa ke langit kosong — mereka berdoa kepada Allah yang sudah memilih mereka dan terikat untuk membela mereka.
Tahukah kamu
Berseru siang dan malam adalah tradisi Israel
Dalam tradisi Yahudi, doa terjadwal tiga kali sehari (Mazmur 55:17, Daniel 6:10). Frasa 'siang dan malam' menggambarkan doa yang tidak pernah berhenti — sebuah ekspresi kepercayaan total kepada Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Lukas 18:7
Wahyu 6:10
Orang pilihan berseru siang dan malam minta keadilan
“Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami”
Mazmur 34:16
Allah mendengar seruan orang-orang-Nya
“Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat... telinga-Nya tertuju kepada teriak mereka minta tolong”
Yesaya 62:6-7
Berdoa terus-menerus kepada Allah siang dan malam
“Hai kamu yang memperingatkan Tuhan, janganlah kamu berdiam diri... janganlah beri Dia istirahat”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Lukas 18:7
✕ Sering dikira
Allah menunda menjawab doa karena sedang sibuk atau tidak peduli
✓ Yang sebenarnya
Pertanyaan Yesus bersifat retoris — jawabannya adalah tidak, Allah tidak menunda tanpa alasan. Ia adalah pembela yang jauh lebih baik dari hakim mana pun
✕ Sering dikira
Hanya orang-orang pilihan tertentu yang doanya didengar Allah
✓ Yang sebenarnya
'Orang pilihan' di sini adalah seluruh komunitas orang beriman, bukan kelompok elit rohani
Renungan
Renungan Singkat Lukas 18:7
Jangan mudah menyerah dalam doa. Ketika tampaknya belum ada jawaban, ingatlah bahwa Allah melihat dan mendengar. Teruslah berseru kepada-Nya dengan keyakinan, karena Dia setia kepada anak-anak-Nya.
Tuhan, terima kasih karena Engkau mendengar doa kami. Beri kami ketekunan untuk terus berseru kepada-Mu, percaya bahwa Engkau akan memberikan keadilan pada waktu-Mu yang sempurna. Amin.